Mantan Driver yang Sukses Jadi Juragan Puyuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kusmono, peternak puyuh. SP/ SBY
Kusmono, peternak puyuh. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menggunakan modal dan media seadanya, Kusmono yang merupakan peternak puyuh mulai menjalankan bisnisnya secara kecil-kecilan. Tak disangka, permintaan pasar semakin hari semakin tinggi, sehingga harus memaksanya mengembangkan peternakan puyuhnya menjadi lebih besar lagi.

Kini, Kusmono membangun area yang lebih luas hingga mampu menampung 2.000 ekor puyuh untuk indukan. Selain itu, ia juga bisa menampung sekitar 20.000 ekor bibit puyuh per bulannya.

Sebelumnya Kusmono adalah seorang driver atau sopir taksi di bandara, hingga akhirnya ia memutuskan menjadi peternak puyuh setelah pekerjaannya sebagai driver mulai sepi, seperti dilansir dari kanal YouTube CapCapung pada 1 Juni 2021.

Saat ini, fokusnya hanyalah pada pembibitan saja, jika untuk pasokan telur puyuh, Kusmono sudah memiliki mitra mandiri perseorangan yang menyediakan telur dan ia sebagai mitra bertugas untuk memasarkannya.

Sehingga, permintaan pasar antara bibit, telur, dan daging puyuh seimbang. Kemampuan ini ia dapatkan ketika masih dalam proses pengembangan dahulu.

Mulai dari pemasaran, perawatan, dan lainnya, ia gali lebih dalam untuk mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang kini membuatnya sukses.

Istimewanya, dari semua hasil ternak puyuh ini, tidak ada satupun yang terbuang. Baik dari kotoran, hingga dagingnya, semua bisa dimanfaatkan hasilnya. Kotoran puyuh bisa dijadikan pupuk, biogas, dan pakan ikan. Maka, kotoran puyuh juga laku dijual di pasaran tertentu.

Sedangkan untuk limbah telur tetas dari puyuh, bisa dimanfaatkan untuk memberi makan ikan rawatan seperti lele, bawal, dan gurame. Maka dari situlah ia semakin menyukai beternak puyuh ini.

Di sisi lain, ia juga mengatakan bahwa puyuh ini adalah bisnis atau usaha yang efisien. Karena biarpun memiliki keuntungan yang minim, tetapi harga pasar dari puyuh terbilang stabil. Ia juga mengaku penghasilan dari puyuh bisa dijadikan untuk kebutuhan sehari-hari, ketimbang usaha lain yang tiba-tiba harganya meledak dan tiba-tiba turun drastis.

Tips yang ia berikan saat memilih pemasaran adalah carilah orang yang menerima hasil puyuh dengan konsisten, dan tidak hanya saat membutuhkan saja baru datang. Karena, hal itulah yang sering kali membuat peternak terhambat berkembang.

Maka, ia menyarankan untuk mencari pembeli yang konsisten dan selalu membeli hasil ternak kita secara rutin dan berkala. Dsy3

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…