Bagikan 1000 Paket Makanan ke Warga Terdampak Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bella Shofie. SP/ BGR
Bella Shofie. SP/ BGR

i

SURABAYAPAGI.com, Bogor - Aktris Bella Shofie baru-baru ini menggelar aksi sosial dengan membagikan 1000 paket makanan ke warga terdampak Covid-19 di Sentul, Jawa Barat. Menngingat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang oleh Presiden Joko Widodo hingga 2 Agustus 2021.

Bukan tanpa alasan, Bella dan dan suaminya, Daniel Rigan melakukan aksi tersebut sebagai bentuk syukur atas rezeki yang baru saja diterimanya. Ya, bisnis baru Bella yang bernama Dabe Beaute rupanya langsung mendapatkan sambutan positif dari masyarakat.

"Iya Alhamdulillah semua yang kita bagi hari ini tuh adalah bentuk rasa syukur kita atas rezeki yang kita dapat dari usaha baru kita ini. Kita sudah berkomitmen sama suami apapun yang kita dapat harus dibagi ke orang lain. Sebelum perusahaan ini jadi dan kami masih merintis, berbagi itu sudah jadi niat awal kami. Kami diberi rezeki oleh Allah SWT, kami belajar untuk berbagi rezeki itu setiap bulan," ungkap Bella, Senin (26/7/2021).

Daniel Rigan menuturkan bahwa ia dan Bella Shofie sudah dibiasakan untuk berbagi pada sesama, apalagi di masa pandemi ketika banyak orang kesusahan mencari uang.

Bella Shofie percaya bahwa harta yang ia berikan itu akan berlipat ganda. Kata dia, Tuhan pasti memberikan rezeki yang lebih banyak lagi karena ia dan suami tidak lupa bersyukur.

"Aku mikirnya gini, kalau aku lagi dikasih kepercayaan dan rezeki sama Allah, Insya Allah aku lebih banyak lagi akan berbuat baik pada orang. Jadi alhamdulillah, di masa pandemi ini kami bikin usaha. Di saat semua orang susah, malahan kami diberi rezeki sama Allah. Makanya kami enggak mau lupa diri," pungkasnya. Dsy17

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…