23 Hari PPKM Darurat Mobilitas Warga Jatim Turun 30 persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mobilitas warga di wilayah Jawa Timur turun 30 persen. SP/DE
Mobilitas warga di wilayah Jawa Timur turun 30 persen. SP/DE

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Juru Bicara Satgas COVID-19 Jawa Timur (Jatim) Dr Makhyan Jibril menyebut mobilitas warga di wilayah setempat turun 30 persen. Perolehan angka ini karena sebelumnya Jatim telah menerapkan PPKM darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli. Kemudian PPKM diperpanjang level 4 hingga 25 Juli 2021.

"Mobilitas ini dibagi, ada di beberapa kawasan. Kalau dirata-rata sekitar kurang lebih 30 persen (mobilitas warga turun)," ujar Dr Makhyan Jibril, Minggu (25/7/2021).

Jibril menyebut, mobilitas warga turun paling signifikan di kawasan layanan transportasi umum seperti terminal, stasiun, dan bandara. Yakni turun sebanyak 47 persen.

Kemudian di tempat kerja, mobilitas warga turun sebanyak 34 persen. Lalu di taman, area publik umum turun 22 persen, serta di kawasan pertokoan ritel sebesar 16 persen.

Selama 23 hari PPKM, mobilitas warga justru mengalami peningkatan 19 persen di toko obat, bahan pokok, kebutuhan sehari-hari. Lalu di kawasan perumahan, mobilitas warga naik 11 persen.

Sedangkan, kondisi BOR (bed occupancy rate) rumah sakit di Jatim mulai menurun. Meski begitu, Jibril menyebut, angkanya masih belum sesuai standar WHO.

"BOR RS untuk isolasi COVID-19 turun dari 83 persen ke 77 persen. Untuk BOR ICU COVID-19 masih berada di angka 82 persen," imbuhnya.

Total kasus kumulatif COVID-19 di Jatim sebanyak 277.103. Masih ada 55.191 kasus COVID-19 yang masih aktif/dalam masa perawatan.

Total pasien COVID-19 yang sembuh di Jatim sebanyak 203.754. Total pasien COVID-19 yang meninggal di Jatim sebanyak 18.158 kasus.sb3/na

Berita Terbaru

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

BRI Talun Komitmen Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Produk, Layanan dan Pendampingan Relevan Pelaku Usaha

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - UMKM tidak hanya memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal, tetapi juga dapat menjadi penghubung berbagai layanan…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…