Atlet Taekwondo Tunisia yang Mirip Bruno Fernandes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Atlet Taekwondo Tunisia, Mohamed Khalil Jendoubi. SP/ Reuters
Atlet Taekwondo Tunisia, Mohamed Khalil Jendoubi. SP/ Reuters

i

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Maraknya Olimpiade Tokyo 2020 mengundang banyak fenomena yang menakjubkan. Salah satunya atlet taekwondo asal Tunisia, Mohamed Khalil Jendoubi yang disebut mirip dengan Bruno Fernandes, gelandang serang andalan klub sepak bola Manchester United.

Viralnya ‘kembaran’ Bruno Fernandes tersebut diketahui usai Khalil Jendoubi berhasil merebut medali perak Olimpiade Tokyo cabang olahraga taekwondo nomor 58 Kg putra. Hal tersebut membuat popularitasnya meningkat drastis di media sosial.

Tak hanya wajah, bahkan postur tubuhnya yang kurus, gaya rambut dan kumis serta berewoknya membuatnya semakin identik dengan gelandang Manchester United

 Namun, Khalil justru mengaku dirinya tak mengenal Bruno Fernandes. Dirinya juga lebih sering disebut teman-temannya mirip dengan pesepakbola lain, Mesut Ozil.

"Apakah kamu tahu kamu seperti Bruno Fernandes?" tanya salah satu media. "Saya pikir saya lebih mirip Mesut Oezil," jawab Khalil, Rabu (28/7/2021).

Selain wajahnya, Khalil juga menjadi perbincangan berkat prestasinya. Khalil menjadi atlet asal benua Afrika pertama yang meraih medali di Olimpiade. Mohamed Khalil Jendoubi sendiri pun telah menekuni taekwondo sejak lama dan sudah berprestasi sejak remaja.

Pada tahun 2018, dia sukses meraih medali perunggu pada Summer Youth Olympics 2018 yang digelar di Buenos Aires, Argentina.

Pada ajang African Games 2019, Khalil sukses meraih medali emas cabor Taekwondo di pada kategori 54 kg putra.

Tak berhenti disitu, belum lama ini, Ia kembali meraih medali emas saat mengikuti Kejuaraan Taekwondo Afrika pada 2021 di Dakar, Senegal.

Jendoubi memiliki alasan tersendiri mengapa tertarik menekuni olahraga bela diri asal Korea ini. Sebab baginya, olahraga ini mengajarkannya banyak hal.

"Taekwondo menyelamatkan hidup saya, itu mengajari saya banyak hal, tentang kehidupan, tentang rasa hormat. Olahraga ini memperkuat kepribadian saya, mengubah hidup saya," katanya.

Mimpi terbesar Jendoubi adalah meraih medali emas Olimpiade dan menjuarai kejuaraan dunia taekwondo. Olimpiade 2020 adalah Olimpiade pertamanya dan ia berhasil meraih perak. Ia hampir meraih emas, tetapi sayang kalah dari Vito Dell'Aquila asal Italia. Dsy16

Berita Terbaru

Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem

Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem

Rabu, 11 Mar 2026 11:13 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendongkrak pertumbuhan para pelaku (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten…

Pemkab Lumajang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Antisipasi Arus Mudik dan Wisata Nyaman dan Aman

Pemkab Lumajang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Antisipasi Arus Mudik dan Wisata Nyaman dan Aman

Rabu, 11 Mar 2026 11:02 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang momentum lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026 yang tinggal sepekan lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang telah…

Lewat Project STOP, Kolaborasi Banyuwangi dan Korporasi Austria Siap Bangun TPS3R Berkapasitas 160 ton per Hari

Lewat Project STOP, Kolaborasi Banyuwangi dan Korporasi Austria Siap Bangun TPS3R Berkapasitas 160 ton per Hari

Rabu, 11 Mar 2026 10:44 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya mengendalikan sampah, khususnya plastik, dengan memilah dan selanjutnya mengolahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Gercep Tertibkan Spanduk hingga Lapak

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Gercep Tertibkan Spanduk hingga Lapak

Rabu, 11 Mar 2026 10:26 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka mewujudkan gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pihaknya kini telah melibatkan…

Diterjang Banjir Bandang, Dispertangan Catat Ratusan Hektare Lahan Petani di Situbondo Rusak

Diterjang Banjir Bandang, Dispertangan Catat Ratusan Hektare Lahan Petani di Situbondo Rusak

Rabu, 11 Mar 2026 10:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Memasuki musim hujan menjadi peringatan tersendiri bagi para petani. Pasalnya, kejadian yang dikhawatirkan tersebut telah…

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…