Labkesda Berbasis Wilayah Diusulkan di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu Labkesda yang beralamatkan di Jl. Gayungsari No. 124 Kec. Gayungan Surabaya.SP/PEMKOT SURABAYA
Salah satu Labkesda yang beralamatkan di Jl. Gayungsari No. 124 Kec. Gayungan Surabaya.SP/PEMKOT SURABAYA

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) diusulkan agar berbasis wilayah guna percepatan penanganan COVID-19 di Kota Pahlawan, Jawa Timur.  Permintaan ini diusulkan oleh  Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kota Surabaya.

"Tingginya angka lonjakan kasus COVID-19, kami mengusulkan Pemkot Surabaya menambah Labkesda berbasis wilayah," kata Ketua FPKS DPRD Surabaya Akhmad Suyanto, kemarin. 

Menurut dia, kebaradaan Labkesda di Gayungsari No 124 Surabaya yang ada saat ini dinilai masih kurang maksimal mengcover seluruh puskesmas yang ada di Surabaya.    

Bahkan, lanjut dia, antrean sampel uji yang masuk di Labkesda Gayungsari melebihi kemampuan. Kalau kemampuan mesin di Labkesda sekitar 3.000-an sampel uji, sedangkan rata-rata harian yang masuk ke dinas lebih dari jumlah itu. Sehingga hasil uji tes usap PCR menjadi terlambat untuk diketahui. 

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengusulkan Labkesda tersebut bisa ditambah di masing-masing wilayah meliputi Surabaya Selatan, Timur, Barat, Utara, dan Pusat.  "Bisa juga dengan tambahan PCR Mobile, dengan prasyarat keamanan biologis tertentu, setidaknya level 2," ujar Yanto.

Sedangkan untuk mengantisipasi keganasan virus dengan kecepatan mutasi virus corona, lanjut dia, maka Surabaya juga perlu memiliki satu Labkesda dengan Biological Safety Level (BSL) tingkat 4. 

"Untuk menghadapi virus dengan kecepatan bunuh sangat cepat tidak menghitung hari namun hitungan jam, alat yang dimiliki harus lebih cepat respons dan memberikan hasil kepada rakyat Surabaya secara masif," ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Surabaya ini mengimbau Pemkot Surabaya agar memasukkan usulan tersebut dalam Perubahan APBD Surabaya 2021. 

Lebih lanjut, ia melihat penyebaran virus yang singkat dan cepat via udara, maka Labkesda baru harus diletakkan jauh dari pemukiman. Bisa juga bekerja sama dengan perguruan tinggi di Surabaya yang mempunyai Fakultas Kedokteran. 

Terakhir, ia kembali mengingatkan kepada warga Surabaya untuk terus mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan COVID-19.sb1/na

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…