Baby Sitter Anaknya Pilih Resign Gara-Gara Bonus Fantastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sandra Dewi. SP/ JKT
Sandra Dewi. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini Sandra Dewi membuat hebot lantaran Baby Sitternya mengundurkan diri. Bukan karena kesalahan atau perlakuan tak menyenangkan dari Sandra Dewi yang membuat pengasuh anaknya mengundurkan diri, namun karena bonus yang diberikan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis, kelewat fantastis.

“Awal-awal punya nanny, kan aku tadinya sendiri tuh jaga anak, aku benar-benar mau ke belakang aja tuh susah, anak gimana nih. Jadi akhirnya aku pakai nanny dan aku ngerasain luar biasa sekali jasa dari si suster ini,” kata Sandra Dewi, Minggu (1/8/2021).

Atas jasa baby sitter yang dinilai sangat membantunya dalam mengurus anak membuat Sandra Dewi senang. Ia juga menceritakan pengalaman mengasuh sang buah hati ketika belum mempekerjakan baby sitter.

“Jadi karena kita ngerasa happy ada suster, aku bisa makan dengan tenang, aku sampai toiletnya Harvey beda lho, kan WC anak-anak lantai tiga, aku sama Harvey lantai dua, aku sampai mandi di lantai tiga karena aku enggak mau jauh-jauh dari anak, karena waktu itu enggak punya suster,” ujarnya.

Namun ada satu kejadian yang membuat Sandra Dewi heran. Kala itu, keluarganya berlibur ke Jepang tanpa pengasuh anak. Harvey Moeis kemudian memberikan bonus kepada pengasuh anaknya yang hendak pulang kampung. Pasalnya menurut pasangan dua anak ini, baby sitter-nya sudah bekerja dengan baik.

“Aku menghargai sebenarnya, jadi waktu kita liburan ke Jepang aku enggak bawa nanny, jadi aku ngurusin sendiri. Jadi nanny ini pulang kampung, kita kasih bonus, kebetulan dia juga punya anak, jadi suamiku merasa ‘kamu sudah baik kemudian kamu lagi istirahat’ kita pengin kasih sesuatu buat dia kasih keluarganya di kampung,” ucapnya.

Namun, pengasuh buah hati Sandra malah minta resign usai pulang kampung. Hal itu karena menurut dia, bonus yang diterimanya sudah cukup hingga ia merasa tidak perlu bekerja lagi.

“Ternyata pas aku ke Jepang pulang-pulang ‘bu maaf ya saya ingin istirahat dulu’, aku bilang ‘lho kan butuh biaya sus buat anak di rumah, ‘iya tapi kan bonus dari bapak sudah cukup’,” tutur Sandra Dewi.

Dari situ, Luna Maya berteriak takjub sampai kepo ingin tahu berapa nominal bonus yang Sandra dan Harvey berikan.

"Boleh tau enggak, bonusnya berapa? Tunggu sebentar, ini ratusan juta, ya? Hah?" tanya Luna Maya dengan nada kaget.

"Setahun gaji," tanggap Marianne berseling tawa.

Soal bonus yang mereka kasih, Sandra menampik. Akan tetapi sebenarnya Sandra lebih bingung ketika pengasuh anak minta kembali sehabis mendapatkan bonus tetapi malah minta berhenti.

"Sebenarnya sih enggak gede-gede gimana. Cuman mungkin buat mereka itu ucah cukup dan akhirnya berapa bulan kemudian, 3 bulan kemudian, beberapa bulan kemudian, dia minta balik," jelas Sandra Dewi. Dsy18

Berita Terbaru

Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem

Dongkrak Pertumbuhan UMKM, Diskopindag Lumajang Gelar Bazar Murah Ramadhan Kareem

Rabu, 11 Mar 2026 11:13 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka mendongkrak pertumbuhan para pelaku (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten…

Pemkab Lumajang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Antisipasi Arus Mudik dan Wisata Nyaman dan Aman

Pemkab Lumajang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Antisipasi Arus Mudik dan Wisata Nyaman dan Aman

Rabu, 11 Mar 2026 11:02 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menjelang momentum lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026 yang tinggal sepekan lagi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang telah…

Lewat Project STOP, Kolaborasi Banyuwangi dan Korporasi Austria Siap Bangun TPS3R Berkapasitas 160 ton per Hari

Lewat Project STOP, Kolaborasi Banyuwangi dan Korporasi Austria Siap Bangun TPS3R Berkapasitas 160 ton per Hari

Rabu, 11 Mar 2026 10:44 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai upaya mengendalikan sampah, khususnya plastik, dengan memilah dan selanjutnya mengolahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Gercep Tertibkan Spanduk hingga Lapak

Wujudkan Gerakan ASRI, Pemkab Jember Gercep Tertibkan Spanduk hingga Lapak

Rabu, 11 Mar 2026 10:26 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Dalam rangka mewujudkan gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pihaknya kini telah melibatkan…

Diterjang Banjir Bandang, Dispertangan Catat Ratusan Hektare Lahan Petani di Situbondo Rusak

Diterjang Banjir Bandang, Dispertangan Catat Ratusan Hektare Lahan Petani di Situbondo Rusak

Rabu, 11 Mar 2026 10:18 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Memasuki musim hujan menjadi peringatan tersendiri bagi para petani. Pasalnya, kejadian yang dikhawatirkan tersebut telah…

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…