Tercatat 1.665 Calon Pengantin di Jatim Gagal Menikah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebanyak 1.665 calon pengantin yang membatalkan prosesi pernikahan dan menjadwalkan ulang tanggal pernikahannya. SP/LI
Sebanyak 1.665 calon pengantin yang membatalkan prosesi pernikahan dan menjadwalkan ulang tanggal pernikahannya. SP/LI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Imbas pemberlakuan PPKM Darurat membuat ribuan pasangan calon pengantin di Kota Surabaya gagal menikah. Para calon pengantin pun terpaksa menjadwal ulang pernikahannya karena larangan selama PPKM yang tak mengizinkan digelarnya pesta pernikahan.

Kanwil Kemenag Jatim mencatat  sebanyak 1.665 calon pengantin yang membatalkan prosesi pernikahan dan menjadwalkan ulang tanggal pernikahannya. Itu tidak lain karena sepanjang diterapkannya PPKM, tidak diperbolehkan menggelar acara, termasuk hajatan.

"Data yang ada diambil pada masa PPKM dari tanggal 3 sampai 25 Juli, yang membatalkan pernikahan sekitar 1.665 peristiwa nikah," ujar Plt Kakanwil Kemenag Jatim M Nurul Huda, Rabu(4/8).

Data tersebut, kata Huda, belum termasuk saat penerapan PPKM Level 4 pada 26 Juli hingga 2 Agustus 2021. Namun demikian, Huda mengaku belum menghimpun data jumlah calon pengantin yang membatalkan pernikahan di masa PPKM Level 4. "Kalau untuk data pada masa PPKM Level 4 belum masuk pada kami," katanya.

Huda menjelaskan, batalnya ribuan akad nikah di Jatim bukan saja karena dilarang menggelar hajatan. Namun juga ada beberapa calon pengantin yang terkonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, kata dia, sebagian besar calon pengantin memilih menunda pernikahannya hingga PPKM usai.

"Tidak semua yang membatalkan pelaksanaan nikah pada masa PPKM karena positif Covid-19. Bisa karena positif, bisa karena ingin nikah di luar masa PPKM," kata Huda.

Meski nantinya pernikahan digelar setelah PPKM berakhir, Huda mengimbau agar masyarakat tetap disiplin menjalanlan protokol kesehatan sepanjang acara hajatan. Ia menegaskan, disiplin menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci utama memutus penyebaran Covid-19, sehingga tidak muncul klaster hajatan.sb1/na

Berita Terbaru

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral terkait penipuan berkedok open pre-order (PO) sembako murah. Akibat fenomena tersebut, sebanyak belasan ibu…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…