Mantan TKI Lulusan SD yang Jadi Miliader Ritel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Subaidi, pengusaha ritel. SP/ MDR
Subaidi, pengusaha ritel. SP/ MDR

i

SURABAYAPAGI.com, Madura - Subaidi, pengusaha asal Madura kini sukses dengan bisnis ritel dan menjadi miliarder. Subaidi merupakan lulusan SD dan merasa kesulitan mendapatkan pekerjaan di dalam negeri. Akhirnya, Subaidi rela terbang ke Malaysia meski usianya masih belum cukup umur.

Meski telah menginjakkan kaki di negara orang, Subaidi tak lekas langsung mendapatkan kerja. Perlu satu tahun baginya berada di Negeri Jiran hingga akhirnya Subaidi bisa bekerja.

Jenis pekerjaan yang ia terima bukan jenis pekerjaan yang dimimpikan oleh kebanyakan anak seusia 14 tahun. Karena kualifikasi yang terbatas, pekerjaan sebagai tukang bangunan terpaksa ia terima.

Memasuki usia 17 tahun, Subaidi membuka jasa renovasi rumah atau kontraktor di Malaysia dengan memasang banner di banyak tempat di Selangor. Motivasi Subaidi sederhana: ia ingin kaya dan banyak dikenal orang.

Jangan kira Subaidi bisa sehebat itu di negeri orang oleh sebab fasilitas yang memadai. Jangankan fasilitas, untuk masuk ke Malaysia saja, Subaidi perlu berjuang keras.

Ia datang ke Malaysia dengan jalan yang ilegal. Ketika sudah mulai mendarat di daratan Negeri Jiran, Subaidi bersama rombongan lainnya dikejar oleh polisi lokal hingga tersasar semakin dalam di sebuah hutan.

Berhari-hari Subaidi di dalam hutan, meminum air selokan, dan makan dengan singkong mentah, hingga ia diselamatkan oleh seseorang yang kini ia anggap sebagai abang dekatnya.

Di Malaysia, selain bergerak di bidang kontraktor, Subaidi juga sudah pernah mencoba hampir 47 kali bidang bisnis yang kesemuanya gagal. Mulai dari impor barang, kontraktor, hingga MLM.

Seluruh usahanya tersebut membawa ia ke dunia bisnis ritel yang justru kini menjadikan dirinya sebagai konglomerat kenamaan Madura. Ia total telah memiliki 12 minimarket yang berada di bawah naungan PT SSI Subaidi. Dsy3

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…