Pencak Silat Indonesia Banyak Digemari Warga AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perlombaan pencak silat di Asian Games 2018. SP/ Reuters
Perlombaan pencak silat di Asian Games 2018. SP/ Reuters

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Olahraga pencak silat mulai banyak digemari oleh warga Amerika Serikat (AS) bahkan 95 persen anggotanya adalah warga Amerika. Pencak silat mulai dimasukkan dalam Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) pada 1987. Kemudian, olahraga ini juga masuk pada Asian Games 2018. Pencak silat juga diakui sebagai Warisan Mahakarya Kemanusiaan oleh UNESCO pada akhir 2019.

 “Ada lima orang pendiri USA Pencak Silat Federation. Bertemunya sejak tahun 1980-an, belajar di sekolah pencak silat di bawah naungan Al Azhar Indonesian Martial Arts Washington, DC cabang ke 10 adalah cabang seni beladiri Al Azhar di Masjid Agung Jakarta. Kami sejak itu sudah bercita-cita mendirikan Pencak Silat Federation," jelasnya, Rabu (4/8/2021).

Dari sanalah, kini pencak silat Indonesia dikenal oleh orang Amerika. Dari lima orang pengurus itu, tiga orang di antaranya masih aktif sebagai pelatih. Bahkan, seorang pelatihnya, Abdul Malik, yang bukan orang Indonesia menjadi atlet dan pelatih pencak silat pertama di AS.

Pada musim panas ini, Federasi Pencak Silat AS (UPSF) mengadakan sekolah musim panas yang di AS disebut Summer Camp. Namun karena kekhawatiran virus Corona jenis baru akan merebak, maka menurut Abdul Malik, Summer Camp Pencak Silat akan ditunda.

"Saya pikir lebih dari 20 orang, tapi masih masalah dengan Covid, ada varian baru dan orang-orang masih takut. Saya punya banyak murid mau ikut ke camp ini tetapi orangtua mereka tidak membolehkan. Jadi saya pikir lebih baik ditunda sesudah pandemi turun.”

Semasa pandemi ini UPSF juga mengajarkan pencak silat melalui virtual. Di samping mempromosikan budaya melalui seni bela diri, Federasi Pencak Silat juga mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan sembako.

Ditanya dari mana sumber dananya, Poppy Budhiastuti menambahkan, “Biasanya kami mengumpulkan dana dari kantong sendiri, kemudian menggalang dana seperti ikut bazaar, mengadakan Gala Dinner dan minta hibah dari pemerintah negara bagian untuk pembagian sembako.”

Selain Indonesia, banyak negara lain mempunyai pencak silat. Bertolak dari itu maka UPSF menampung grup-grup pencak silat dari negara lain dengan menghargai prinsip, gaya, teknik, falsafah dan budaya masing-masing.

Upaya melestarikan budaya Indonesia sekaligus upaya kemanusiaan yang dilakukan UPSF ini, perlu ditiru oleh kelompok lain, terutama pada masa pandemi yang sulit ini. Dsy15

Berita Terbaru

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Dorong Transformasi Layanan Lewat AI, PLN UID Jatim Kantongi Empat Penghargaan

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih empat penghargaan dalam ajang Surabaya Marketing Week 2026. Capaian t…

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

KAI Daop 7 Madiun Tunjukkan Tren Positif, Sepanjang Agustus 2026 Stasiun Blitar Melayani 140.340 Pelanggan

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 17:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kinerja core business PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, angkutan penumpang terus menunjukkan tren positif. Selama…

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Tingkatkan Daya Saing Produk, Anggota DPR RI Dorong UMKM Surabaya Ber-SNI

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong percepatan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di kalangan pelaku usaha mikro, k…