Sukses Budidaya Itik Senilai Gaji PNS Golongan III

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Guncang Gunawan dan Tuslam saat menjaga itik peliharaannya. SP/ SBY
Guncang Gunawan dan Tuslam saat menjaga itik peliharaannya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Meski profesi peternak itik dinilai sebelah mata, namun kesejahteraan mereka boleh dibilang berkecukupan. Namun, Guncang Gunawan yang merupakan salah satu peternak itik mampu meraih omzet ternyata melebihi gaji seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan III.

Ternak itik yang dipelihara Guncang bersama orang tuanya sebanyak 300 ekor. Jumlah ini dibagi dalam dua kandang dengan isi masing-masing 150 ekor. Umurnya berbeda sehingga harus dipisah.

Namun, semuanya sudah bertelur. Dari 300 ekor itu, rata-rata sehari menghasilkan 200 butir telur. Harga satu butir Rp 1.400.-.  Juragan telur itik secara rutin dua hari sekali mengambil telur-telur itu. Jika dihitung, penghasilan per bulan rata-rata Rp 8,4 juta.

”Kalau sisa padi di sawah masih banyak, telur yang dihasilkan bisa lebih banyak. Ya, tidak mesti mas. Bisa saja hanya bertelur sekitar 150 an,” ujarnya.

Menurut Guncang, biaya pakan yang dikeluarkan hampir tidak ada saat panen padi tiba. Namun, jika pakan sudah mulai berkurang, terpaksa harus membeli loyang (sisa nasi yang dikeringkan) seharga Rp 2.700 per kilogram. Setiap harinya butuh sekitar 10 kilogram loyang.  Soal tempat, Guncang hanya meminta ijin kepada pemilik sawah. ”Biasanya kalau yang punya sawah datang, ya diberi telur itik,” ungkap Guncang.

Selain Guncang, peternak lain Tuslam Setiyadi (16) juga mengaku hal yang sama. Tuslam yang boleh dibilang masih remaja itu, memelihara 300 ekor bersama orang tuanya. Hanya saja, 150 ekor ternak itiknya masih belum bertelur. ”Ternak yang belum bertelur ya tetap digembalakan, jadi mengurangi biaya pakan yang harus dibeli,” ujar Tuslam.

Tuslam mengaku, dari 150 ekor itiknya, rata-rata bertelur hanya sekitar 80 butir sehari. Namun menurutnya, penghasilannya sudah cukup lumayan.

Tuslam dan Guncang biasanya membawa ternak itiknya berombongan. Ada 3 – 4 peternak. Soal lokasi, biasanya sudah dicari dahulu ke persawahan yang sudah panen dan banyak air. Biaya yang dikeluarkan dari pada untuk membeli pakan, akan lebih hemat menyewa kendaraan bak terbuka untuk memindahkan itiknya ke lokasi lain. Dsy5

Berita Terbaru

IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalis dengan Karya Jurnalistiknya di Era Digitalisasi

IJTI Pantura Raya Dorong Pelajar Pahami Peran Jurnalis dengan Karya Jurnalistiknya di Era Digitalisasi

Kamis, 20 Agu 2026 17:54 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Di era keterbukaan apalagi digitalisasi yang kian berkembang pesat, pelajar didorong untuk bisa memahami peran jurnalis dalam…

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan k…

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Musyawarah Daerah ke VII Partai Demokrat Jawa Timur berpeluang diikuti dua kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2…

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan pasar smartphone di Indonesia semakin mendorong produsen memperkuat penetrasi di wilayah dengan basis konsumen dan a…

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masarakat yang melintasi di jembatan Sungai di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab.Blitar di kejutkan adanya mobil Pickup berada di dasar…

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…