Warga Pasuruan Disabet Pedang saat Ditagih Hutang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dimas Yoga Pratikno, pelaku penganiayaan yang berhasil diamankan polisi.
Dimas Yoga Pratikno, pelaku penganiayaan yang berhasil diamankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Apes dialami Chornelius Riedo Junior (22), warga Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan. Ia menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh 2 orang. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara yang satu lainnya berhasil kabur.

Identitas tersangka yakni, Dimas Yoga Pratikno, (34), warga Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

"Tersangka kami amankan karena melakukan penganiayaan, saat menagih hutang ke korban," jelas Kapolsek Prigen, Polres Pasuruan, AKP Bambang Tri Sutrisno, Minggu (8/8/2021).

Ia menyebutkan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Minggu (1/8) lalu sekitar pukul 18.00 Wib. Kedua tersangka mencari korban untuk menagih hutang. Mereka pun kemudian bertemu di Gg Sono.

"Saat bertemu itu, antara korban dan tersangka terjadi perdebatan. Kemudian tersangka menarik baju korban dan ditarik ke belakang mobil. Tersangka kemudian mengambil senjata tajam jenis pedang yang masih bersarung dan diayunkan ke arah korban yang berhasil dihindari," terangnya.

Setelah itu korban berusaha memegangi tangan tersangka agar tidak dibacok. Namun Dimas memberikan senjata tajam tersebut ke DPO berinisial RN.

Saat tersangka dan korban saling tarik menarik baju, RN dari arah belakang langsung mengayunkan gagang pedang ke kepala korban sebanyak 2 kali hingga mengalami luka sobek dan berdarah.

Setelah mendapat sabetan itu, korban kemudian kabur menyelamatkan diri. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Prigen.

"Setelah melakukan penyelidikan dari laporan tersebut, tersangka berhasil kami bekuk pada Sabtu (7/8) kemarin," tegasnya.

Dihadapan penyidik, motif tersangka menganiaya karena korban mempunyai hutang Rp 15 juta.

"Korban belum bayar hutang Rp 15 juta," tandasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 170 KUHP dengan hukuman penjara 5 tahun.

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…