Suami Bunuh Istri, Disamarkan jadi Bunuh Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tersangka Ainun Nofi Hafiful Huda (tangan terborgol) saat digelandang ke Mapolres Kediri.
Tersangka Ainun Nofi Hafiful Huda (tangan terborgol) saat digelandang ke Mapolres Kediri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sebuah aksi pembunuhan yang disamarkan sebagai bunuh diri terjadi di Kediri. Seorang suami tega membunuh istrinya karena cemburu korban berkenalan dengan pria lain di medsos.

Korban diketahui bernama Eka Rini (29), karyawan sebuah salon kecantikan, warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Sementara pelaku yang tak lain adalah suami korban Ainun Nofi Hafiful Huda (29) warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah.

Pelaku ditangkap kurang dari 24 jam setelah melakukan pembunuhan terhadap korban.

"Ya benar, tersangka pembunuhan di Desa Wonojoyo sudah kami amankan. Tersangka ini suaminya korban," ungkap Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Admadha Putra, Selasa (10/8/2021).

Menurut AKP Riskika, kecurigaan petugas muncul ketika melihat tubuh pelaku terdapat beberapa luka, saat ikut mengantar jenazah istrinya ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

"Ada beberapa luka sayatan akibat benda tajam di kedua pergelangan tangan, di dada dan perut, luka memar di leher dan dada, serta luka terbuka cukup dalam di bagian pangkal paha kaki sebelah kanan," papar Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Dari situlah, Rizkika dan timnya segera menyelidiki tempat korban ditemukan, yaitu di dapur rumah milik Darmiati, kerabat korban.

Di sana ditemukan ceceran darah yang sudah ditimbun pasir, serta beberapa benda tajam seperti pisau dapur, cangkul dan gergaji besi yang terdapat bercak darah.

Dari temuan dan penyelidikan tersebut, akhirnya ditemukan titik terang bahwa laporan bunuh diri tersebut ternyata kasus pembunuhan. Korban dibunuh oleh suaminya sendiri dan sengaja dilaporkan ke polisi dan keluarganya bahwa sang istri bunuh diri.

Dari pengakuan suami, pelaku nekat membunuh istrinya karena cemburu.

"Istrinya berkenalan dengan seseorang di media sosial. Saat berada di dapur sempat terjadi pertengkaran, kemudian pelaku mengambil pisau dan menusukkan kepada korban," jelas Rizkika.

Usai menghabisi istrinya yang telah dikaruniai dua anak ini, pelaku membersihkan darah yang berceceran. Dia kemudian mengatakan kepada warga, bila istrinya bunuh diri.

"Atas perbuatannya, tersangka akan kami jerat dengan UU KDRT Pasal 44 ayat 3 mengakibatkan hilangnya nyawa korban, dipidana paling lama 15 tahun penjara," pungkas Rizkika.

Sebelumnya, jasad Eka Rini (29) ditemukan pada Senin (9/8/2021) sekitar pukul 23.30 WIB, di dapur rumahnya Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

Saat ditemukan terdapat luka pada tubuh korban. Selain itu, ditemukan benda tajam tak jauh dari lokasi penemuan mayat.

Pihak kepolisian yang melakukan proses penyelidikan, menduga korban meninggal dengan tidak wajar.

Berita Terbaru

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Perkuat Data Lebih Akurat, Dinkes Kota Madiun Optimalkan Akselerasi ASIK Imunisasi

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 13:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna penginputan pelaporan data yang lebih baik dan akurat, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Lewat Program Zakat Produktif, Pemkab Berdayakan Ekonomi Warga Miskin di Sumenep

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui program zakat produktif, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pemberdayaan ekonomi warga miskin di wilayah…

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Tingkatkan Produksi Sapi, Pemkab Situbondo Gelar Bimtek Libatkan Akademisi

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Guna meningkatkan produksi sapi di daerah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, menggelar bimbingan teknis (bimtek)…

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Temukan Dugaan Pelanggaran, Wali Kota Surabaya Perketat Pengawasan Parkir

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti setelah adanya laporan warga terkait dugaan pelanggaran di sejumlah titik termasuk kawasan wisata Ampel dan Pasar…

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkot Surabaya Petakan Kondisi Sosial Ekonomi Lewat Muskel

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui kegiatan musyawarah kelurahan (muskel) hingga ke tingkat rukun tetangga (RT), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya gencar…

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Anggarkan APBN, Pemkab Sidoarjo Bantu Perbaikan Dua Rumah Warga Terdampak Kebakaran

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti adanya warga yang terkena musibah kebakaran di Dusun Dungus, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, kini Pemerintah…