Vaksinasi Covid-19 Dosis ke-2 di Islamic Center Ricuh, Wali Murid Protes Pemkot Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kerumunan peserta vaksin dosis ke 2 di Islamic Center. SP/Alqomar
Kerumunan peserta vaksin dosis ke 2 di Islamic Center. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Vaksinasi dosis ke-2 bagi pelajar Surabaya, yang dilaksanakan di Islamic Center, Jalan Dukuh Kupang, Surabaya. Berlangsung ricuh, para orang tua memprotes panitia penyelenggara karena menganggap tidak becus mengatur antrian.

Kericuhan bermula, ketika sejumlah orang tua wali murid protes dengan pengaturan giliran antrian. Dimana mereka yang sudah antri lama, diserobot antrian yang baru.

Selain aturan antrian yang tidak jelas, vaksinasi dosis kedua bagi pelajar yang diselenggarakan Pemkot Surabaya. Melalui Dinas Pendidikan, juga menimbulkan kerumunan yang dikhawatirkan menyebabkan penularan Covid-19.

Jeani, salah satu wali murid menyebutkan, seharusnya panitia dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jam undangan yang diterima oleh para pelajar peserta vaksinasi.

"Panitia pelaksana vaksinasi tidak bisa mengatur dengan baik, sehingga vaksinasi amburadul. Apalagi terjadi kerumunan yang bisa menyebabkan penularan Covid-19," kata Jaeni, dengan nada geram, Kamis (12/8) siang.

"Tadi saya disini sejak jam 7 pagi, tapi sampai saat ini belum bisa masuk menerima vaksinasi bagi anak saya," tambahnya.

Sedangkan Denis, wali murid yang lain mengungkapkan, bahwa kerumunan ini sangat berbahaya. "Coba lihat mas kerumunan itu, sangat bahaya terjadi penularan Covid-19," sebutnya.

Sementara terkait membludaknya peserta vaksinasi di Islamic Center, Supomo. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, menyebutkan, bahwa pihaknya memohon maaf atas kejadian tersebut.

"Pemkot akan melakukan evaluasi setiap penyelenggaraan vaksinasi yang diadakan di surabaya. Termasuk vaksinasi pelajar yang dilaksanakan pada hari ini," cetusnya.

Sementara itu vaksinasi dosis kedua ini bagi pelajar  yang diselenggarakan di Islamic Center ini diikuti oleh 5. 558 peserta. Khususnya pelajar SD sampai SMP, dengan rentan usia 12 sampai 17 tahun. Alq

 

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…