2 Ton Pupuk Bersubsidi Diselundupkan ke Situbondo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengamankan pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan.
Petugas mengamankan pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Situbondo - Sebanyak 2 ton pupuk bersubsidi dari Banyuwangi nyaris diselundupkan ke Situbondo. Beruntung aksi tersebut berhasil digagalkan polisi. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan 2 orang.

Terungkapnya kasus ini berawal saat Sat Intelkam Polresta Banyuwangi melakukan patroli dan investigasi, Rabu (11/8) malam. Sebuah mobil pikap Gran Max warna hitam Nopol P 9336 V melintas di perbatasan Banyuwangi-Situbondo dihentikan oleh aparat. Setelah diperiksa, mereka tak bisa menunjukkan surat jalan pupuk bersubsidi tersebut.

"Kita dapat limpahan dari Sat Intelkam atas dugaan kasus penyimpangan pupuk subsidi. Dua orang saat ini masih menjalani pemeriksaan," ujar Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi AKP Mustijat Priyambodo kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Dua orang yang diamankan adalah MR (20), warga Desa Alasbuluh, Wongsorejo dan RYA (18) warga Desa Bangsring, Wongsorejo, Banyuwangi.

"Keduanya berencana menjual pupuk urea subsidi ke Situbondo," tambahnya.

Pada pemeriksaan sementara, kedua terduga pelaku mengaku membeli pupuk bersubsidi jenis urea dari warga Desa Alasbuluh, Wongsorejo dengan harga Rp 290 ribu per kuintal. Rencananya, pupuk itu akan dijual ke Situbondo dengan harga Rp 310 ribu per kuintal.

"Jadi pupuk ini dibeli dari saudara E di Desa Alasbuluh. Setelah diangkut pas di perbatasan Banyuwangi Situbondo mereka dihentikan polisi. Langsung mereka dibawa ke Mapolresta Banyuwangi," tambahnya.

Saat ini, kedua terduga pelaku dan barang bukti berupa kendaraan pikap dan 2 ton pupuk bersubsidi masih diamankan di Mapolresta.

"Kita dalami. Tentu jika terbukti akan kita jerat dengan undang-undang yang berlaku," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Tim Terpadu Pertambangan Panggil Pengusaha Tambang, Beri Peringatan Tegas Soal Aktivitas Ilegal

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 20:02 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Tim Terpadu Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Kabupaten Mojokerto memanggil puluhan pemilik galian C tak b…

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Khofifah Apresiasi Lonjakan Kinerja Bank Jatim, Optimistis Jadi Katalis Ekonomi Jawa Timur

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kinerja Bank Jatim sepanjang Tahun Buku 2025 yang dinilai tumbuh impresif d…

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Delapan Kader PKB Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Magetan

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:20 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Peluang menjadi Ketua DPRD Magetan terbuka lebar bagi seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa yang saat ini duduk sebagai anggota l…

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi  ‎

‎Dalami Kasus Korupsi Maidi, KPK Panggil 10 Saksi ‎

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun Nonaktif, Maidi, dengan memanggil 10 …

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Kinerja 2025 Moncer, Dividen Tunai BSI Melonjak 44 Persen

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:39 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menetapkan sebesar 20 persen dari total laba bersih…

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Fraksi Gerindra Optimis Deviden Bank Jatim Bisa Naik 70%

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur mendorong penguatan tata kelola dan peningkatan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) t…