Vaksin Sinovac Efektif 95 Persen Cegah Kematian Lansia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program vaksinasi masal bagi lansia. SP/ SBY
Program vaksinasi masal bagi lansia. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Keefektifan pemberian vaksin Sinovac dosis lengkap pada lansia mencapai 95 persen dan dapat mencegah kematian lansia (usia di atas 60 tahun) pada hari ke-14 setelah penyuntikan dosis kedua. Data tersebut sesuai dengan Hasil studi Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Vaksinasi dosis lengkap memberikan proteksi dalam menurunkan risiko Covid-19 bergejala, perawatan dan kematian pada lansia," tulis keterangan Kemenkes, Jumat (13/8/2021).

Studi tersebut melihat efektivitas vaksin Covid-19 produksi Sinovac ini menyasar terhadap 86.936 lansia di DKI Jakarta selama periode Maret–April 2021. Lalu sebanyak 40.245 lansia telah mendapatkan vaksinasi lengkap pada periode 4–29 Maret 2021.

Dalam kurun waktu dari Senin, 9 Agustus 2021, jumlah lansia meninggal yang belum vaksinasi sebanyak 45 orang (0,11 persen) dari total 40.245 orang. Ketika pemberian vaksinasi dosis pertama dengan vaksin Sinovac, jumlah lansia yang meninggal ada 2 orang (0,03 persen) dari total 6.446 orang.

Setelah pemberian vaksin Sinovac dosis lengkap, jumlah lansia yang meninggal sebanyak 3 orang (0,01 persen) dari total 40.245 orang.

Vaksinasi lengkap lansia juga dapat mencegah 92 persen perawatan lansia karena Covid-19 pada hari ke-14 setelah dosis kedua. Selain itu, mencegah 85 persen infeksi bergejala karena Covid-19 pada hari ke-14 setelah penyuntikkan dosis kedua.

Sementara itu, pemberian dosis pertama vaksin Sinovac pada lansia, efektif 35 persen mencegah infeksi gejala karena Covid-19. Studi ini diamati hingga 28 hari pasca vaksinasi dan membandingkan data dengan lansia yang belum mendapatkan vaksinasi (periode follow-up Maret–Mei 2021).

Berikut ini rincian efektivitas Vaksin Sinovac dalam mencegah Covid-19 bergejala dan kematian karena Covid-19 lansia (di atas 60 tahun) pada 14 hari setelah vaksinasi, yang diteliti Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Maret –April 2021 di DKI Jakarta:

Pemberian dosis pertama 35 persen (rentang 34-36 persen) mencegah Covid-19 bergejala.Pemberian Ddosis kedua 85 persen (rentang 84-86 persen) mencegah Covid-19 bergejala, 92 persen (rentang 82-96 persen) mencegah perawatan, 95 persen (rentang 77-99 persen) mencegah kematian.

Kualitas vaksin harus dijaga agar efektivitas vaksin optimal. Hal ini sangat terkait dengan pengelolaan dan logistik vaksin. Efektivitas vaksin perlu dimonitor terkait adanya variant of concerns(VOCs) di komunitas saat ini. Juga, meningkatkan pemahaman tentang perlindungan vaksin lengkap dan kepatuhan protokol kesehatan. Dsy4

Berita Terbaru

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Polres Blitar Kota Gelar Pasukan dan Cek Kesiapsiagaan Almatsus

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Polres Blitar Kota terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana kepolisian melalui apel gelar pasukan sekaligus p…

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Kuasa Hukum Santoso Utomo Tjioe Hormati Sikap JPU dan Serahkan Penilaian Eksepsi kepada Majelis Hakim

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perdebatan mengenai batas antara persoalan administratif dalam kegiatan usaha dan dugaan tindak pidana menjadi sorotan dalam s…

Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan

Untuk Semua, Gus Fawait Luncurkan Program Jember Cinta Kesehatan

Jumat, 28 Agu 2026 11:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan akses layanan kesehatan masyarakat. Tepat pada peringatan Hari Ulang Tahun k…

Jember Cetak Pertumbuhan 6,38 Persen, Investasi Triliunan Disiapkan

Jember Cetak Pertumbuhan 6,38 Persen, Investasi Triliunan Disiapkan

Jumat, 28 Agu 2026 10:58 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember — Pemerintah Kabupaten Jember bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember menggelar audiensi b…

Gus Fawait Ajak MUI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kesehatan

Gus Fawait Ajak MUI Perkuat Sinergi Pembangunan dan Kesehatan

Jumat, 28 Agu 2026 10:56 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember mengukuhkan Dewan Pimpinan serta Ketua, Sekretaris, dan anggota komisi masa khidmat…

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Kantor Imigrasi Blitar Perluas Program Desa Binaan Imigrasi (DBI), Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 09:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kantor Imigrasi Blitar memperluas program Desa Binaan Imigrasi (DBI) sebagai upaya memperkuat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan O…