Kualitas Tidur Mampu Tingkatkan Imun Tubuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seseorang yang menguap karena kurang tidur. SP/ SBY
Seseorang yang menguap karena kurang tidur. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Musim Pandemi Covid-19 nyatanya juga memengaruhi mental seseorang sehingga menyebabkan gangguan tidur. Stres dan pola hidup tidak sehat sering kali menjadi penyebab seseorang kurang tidur, ditanbah musim pandemi dan PPKM yang tak kunjung selesai.

Tidur merupakan kebutuhan yang juga penting bagi tubuh, sama seperti halnya dengan makan dan minum. Mark Wu, MD, Ph.D, seorang ahli saraf di John Hopkins Medicine, menyebutkan bahwa tidur adalah periode bagi otak untuk terlibat dalam sejumlah aktivitas yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup.

Salah satu manfaat tidur memberi manfaat untuk sistem kekebalan. Jika kurang tidur, maka efek yang dirasakan adalah sistem kekebalan tubuh yang melemah. Sistem kekebalan tubuh bekerja untuk melawan segala infeksi, baik itu dari parasit, jamur, virus, maupun bakteri.

Jika sistem imun pada tubuh lemah, itu artinya perlindungan yang diberikan juga ikut melemah sehingga membuat seseorang lebih mudah terkena infeksi.

Studi menunjukkan bahwa tidur 4 jam per malam selama 6 hari bisa menurunkan 50% jumlah antibodi yang melawan virus influenza. Itu artinya, Anda akan lebih mudah terserang flu jika kurang tidur.

Pada orang dewasa, tidur sekitar 4 jam per hari bisa meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan, terutama pada makanan tinggi karbohidrat yang padat kalori. Kondisi ini ternyata juga terjadi pada anak-anak dan remaja.

Peneliti mengemukakan bahwa durasi tidur mempengaruhi hormon ghrelin dan leptin yang bertugas mengatur rasa lapar, sehingga membuat nafsu makan jadi lebih besar daripada biasanya. Kemudian, naiknya berat badan akibat kurang tidur juga dipengaruhi oleh tubuh yang kelelahan sehingga sangat mungkin membuat seseorang membatasi aktivitas fisiknya.

Sebagaimana diketahui, saat ini banyak masyarakat yang sering mengabaikan kurang tidur . Meski terlihat sepele, namun kebiasaan ini memiliki bahaya yang bisa mengancam jiwa. Sebab tidur merupakan kegatan wajib untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas sehari-hari.

Menurut Satuan Tugas Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku, terdapat tujuh ancaman yang dapat terjadi pada tubuh, apabila seseorang kurang tidur, diantaranya; memperburuk kondisi kesehatan tubuh, hilang konsenterasi saat belajar, hilang fokus saat berkendara, munculnya obesitas dan stres yang meningkat, kulit terlihat lebih tua, menjadi sering lupa, setelah mengetahui tujuh bahaya dari kurang tidur,

Sehingga untuk mengatasi kebiasaan yang tidak sehat tersebut, ada baiknya mulai biasakan diri untuk tidur secara teratur dengan cara menghindari alkohol dan kafein yang dapat mengganggu tidur, tidur di kamar yang nyaman, melakukan hal yang menenangkan sebelum tidur, seperti membaca, atau melakukan latihan pernapasan, mematikan alat-alat elektronik dan membuat dan mengikuti jadwal tidur harian. Dsy2

Berita Terbaru

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suasana di Kantor Pemerintah Daerah Kab.Blitar pada Selasa 5 Mei 2026 sejak pukul 09.00 mendadak sunyi mulai dari pintu gerbang…

Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung: Jadilah Motor Penggerak Perubahan!

Lantik 74 Pejabat Fungsional, Plt Bupati Tulungagung: Jadilah Motor Penggerak Perubahan!

Rabu, 06 Mei 2026 13:15 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin melantik 74 pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam…

Permintaan Sarung Tenun Goyor Jombang Melonjak di Momen Musim Haji 2026

Permintaan Sarung Tenun Goyor Jombang Melonjak di Momen Musim Haji 2026

Rabu, 06 Mei 2026 13:04 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Para perajin sarung tenun goyor di Dusun Pengaron, Desa Pengaron, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali…

FKH UNAIR Gelar Bimtek, Perkuat Penanganan Penyakit Pada Hewan Ternak

FKH UNAIR Gelar Bimtek, Perkuat Penanganan Penyakit Pada Hewan Ternak

Rabu, 06 Mei 2026 12:53 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 12:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) menghadirkan para pakar dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang d…

Rumah Tak Layak Dihuni Diperbaiki, Program Hardiknas Jatim Sasar Tenaga Penunjang Sekolah

Rumah Tak Layak Dihuni Diperbaiki, Program Hardiknas Jatim Sasar Tenaga Penunjang Sekolah

Rabu, 06 Mei 2026 12:26 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 12:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau hasil program bedah rumah milik Wandori, tenaga keamanan SMAN 2 Surabaya, di J…

Playground Alun-alun Malang Sudah Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi Rp5 Miliar

Playground Alun-alun Malang Sudah Rusak, Padahal Baru Direvitalisasi Rp5 Miliar

Rabu, 06 Mei 2026 11:49 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini, progres revitalisasi playground di Alun-alun Merdeka Malang mendadak jadi sorotan dan menuai kritik netizen hingga…