GELIAT ADVOKAT

Klien Turun, Ada Nyambi Broker Properti Hingga Bisnis Kuliner

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Advokat Advent Dio Randy, SH, di depan Stadion Gelora Bung Karno. Meski ditengah pandemi, berusaha tetap eksis pada profesi hukum. Selain juga mulai merintis bisnis kuliner di Sidoarjo.
Advokat Advent Dio Randy, SH, di depan Stadion Gelora Bung Karno. Meski ditengah pandemi, berusaha tetap eksis pada profesi hukum. Selain juga mulai merintis bisnis kuliner di Sidoarjo.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diperpanjang oleh Presiden Joko Widodo hingga 23 Agustus 2021 ini masih dikeluhkan sejumlah advokat.  

Selama pandemi dan PPKM ini hampir mayoritas ada penurunan klien hingga pendapatan. Namun, mereka juga memiliki kiat agar bisa bertahan. Terutama untuk mempertahankan eksistensi sebagai seorang konsultan hukum. Bahkan ada yang nyambi menjadi broker properti dan promoter ramuan herbal. Selain juga merintis bisnis kuliner.

Seperti yang diungkapkan dua advokat senior dan advokat muda R. Hari Santoso, SH dan Advent Dio Randy, SH, yang diungkapkan pada wartawan Surabaya Pagi, Selasa (17/8/2021) secara daring.

Salah satunya, yakni dengan memberlakukan konsultasi hukum secara daring melalui handphone dan WhatsApp. "Praktis, kebanyakan klien kami dari hukum acara pidana maupun perdata. Ini menurun drastis. pun berdampak pada income juga," kata Hari Santoso.

Diantaranya beberapa kasus yang kerap ditanganinya yakni soal kasus penipuan, penggelapan, kasus PPA, kasus Narkoba, hingga kasus perdata seperti Wanprestasi, perbuatan melawan hukum, sengketa tanah hingga kasus waris lainnya.

"Kasus-kasus kayak gitu memang mulai jarang. Apalagi sejak Pengadilan di lockdown. Banyak yang meminimalisir untuk melakukan upaya hukum. Nyaris sepi," lanjutnya.

Untuk itu, ia pun punya kiat untuk mengatsi penurunan omset selama pandemi dan PPKM ini. Salah satunya mencari pekerjaan diluar profesi advokat.

"Kami tidak bisa idealis dengan profesi pengacara saja. Ada Pekerjaan lain yang bisa saya kerjakan seperti broker properti dan pasarkan herbal. Ini sangat membantu pendapatan diluar profesi pengacara," cerita Hari kepada Surabaya Pagi.

 

Permasalahan Hukum di Era Pandemi

Hal senada juga diungkapkan advokat muda lulusan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya, Advent Dio Randy, SH. Selama PPKM, klien perorangan sangat menurun drastis. Namun, untuk klien korporasi, justru semakin meningkat.

"Selama ini memang untuk perorangan, saya akui pasti ada pengurangan. Ini karena pandemi ini. Tetapi klien perusahaan, masih ada saja lah. Lumayan. Apalagi yang masih terikat kontrak kerjasama. Kita tetap menghandle," jelas Dio, sapaan Advent Dio Randy, pemilik LBH Legundi ini.

Dio pun mendetailkan, meski ada penurunan klien perorangan yang meminta jasa konsultasi hukum kepadanya, lebih banyak permasalahan di saat pandemi Covid-19. "Rata-rata kalau perorangan, banyak yang akibat di PHK sepihak sampai kredit macet. Ini yang paling banyak kasusnya," lanjutnya.

Untuk itu, jasa konsultasi hukum yang ia lakukan selama pandemi yakni melalui daring. Baik itu klien perusahaan atau klien perorangan. Pasalnya, selama PPKM Darurat, hingga perpanjangan saat ini, dirinya lebih memilih menutup operasional kantor hukum yang ia kelola.

"Solusi utama yah daring, mas. Sementara kantor kami liburkan. hanya staff admin aja yang masuk dan OB kantor untuk pembersihan," cerita pria penghobi olahraga sepakbola ini.

 

Bisnis Diluar Advokat

Lalu, apa kiat untuk tetap survive dan meningkatkan income di tengah menurunnya kasus hukum? Dio menjelaskan bahwa berusaha tetap berinovasi, selain juga menjalankan bisnis diluar profesinya sebagai advokat.

Salah satunya mulai menjalani bisnis kuliner yang ia rintis di Sidoarjo bernama Kuliner Jenggolo dan pengelolaan arena olahraga, untuk menjalani hobi olahraganya.

"Yah bisnis kuliner itu salah satu untuk proyek jangka panjang. Bisnis sampingan diluar advokat. Memang saat ini, sedang PPKM, terpaksa mengurangi makan ditempat. Masih take away. Belum dine in. Semoga saja bisa lepas dari PPKM dan pengunjung bisa makan ditempat lagi," kata advokat anggota Peradi Surabaya ini.

Maka dari itu, dalam kondisi PPKM Darurat yang berdampak pada sektor hukum, ia pun berharap ada peran serta organisasi advokat khususnya DPC Peradi Surabaya untuk memperjuangkan agar aktivitas kantor hukum bagi para advokat bisa dimasukkan sebagai sektor esensial.

"Karena Inmendagri, hingga yang terbaru, kantor hukum belum termasuk sektor esensial atau kritikal yang diperbolehkan untuk buka selama PPKM Darurat. Padahal sektor hukum juga diperlukan. Di Jakarta, Pemda DKI sudah melonggarkan untuk buka maksimal 25 persen dengan prokes yang ketat," kata Dio. rmc 

Berita Terbaru

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Tekan Siswa SD-SMP Rentan Putus Sekolah, Disdikbud Situbondo Lakukan Pendataan Ulang hingga Siapkan Beasiswa Tunai

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Dalam rangka menekan angka siswa SD dan SMP siswa yang rentan putus sekolah, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui…

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Pedagang di Sidoarjo Meringis, Mayoritas Lapak di Kawasan Popoh Diisi luar Daerah

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini, para pedagang di di kawasan Desa Popoh, Kecamatan Wonoayu, tepatnya di area Jalan Perumahan TAS 3 meringis dan tak…

Dukung Efisiensi, Pemkab Magetan Terapkan Kebijakan WFH bagi ASN Tiap Jumat

Dukung Efisiensi, Pemkab Magetan Terapkan Kebijakan WFH bagi ASN Tiap Jumat

Minggu, 12 Apr 2026 10:58 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 10:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti sekaligus mendukung kebijakan efisiensi yang digagas Presiden Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Gelar Recovery Air Bushing 500 kV di GISTET Paiton, PLN Perkuat Keandalan untuk Stakeholder Strategis

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 21:00 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo - PLN kembali menunjukkan respons cepat, sigap, dan terukur dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur, khususnya pada…

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

IBT GISTET 500 kV Waru Tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, PLN Sokong Kelistrikan Jawa Timur

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam p…

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Halal Bihalal SAPMA Jatim Jadi Ajang Konsolidasi dan Penjaringan Kader

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 08:00 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- – Kegiatan halal bihalal yang digelar PC SAPMA Kota Madiun tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga dimanfaatkan sebagai mo…