Komitmen Jokowi Berantas Korupsi Diragukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juliari Batubara, kader PDIP yang kini jadi terdakwa korupsi Bansos Covid 19.
Juliari Batubara, kader PDIP yang kini jadi terdakwa korupsi Bansos Covid 19.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko angkat bicara terkait Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi yang tidak menyinggung soal korupsi.

Moeldoko mengatakan, masyarakat perlu memahami langkah-langkah nyata pencegahan korupsi dan penindakan korupsi yang diklaim sangat jelas dijalankan oleh Presiden. Ia klaim, komitmen presiden selalu mengingatkan jajarannya jangan sampai terlibat korupsi.

Selain itu, strategi pencegahan korupsi tergambar jelas dalam Perpres 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Oleh karena itu, presiden meminta BPKP, LKPP, KPK, Kejaksaan Agung, Kepolisian ikut terlibat melakukan pendampingan dalam implementasi kebijakan.

“Kita concern melihat action nya dari apa yang telah dilakukan Presiden dalam konteks korupsi ini. Indikator – indikator yang saya sampaikan tadi sebuah komitmen kuat yang dimiliki presiden atas upaya pencegahan dan penindakan korupsi,” ujar Moeldoko kepada wartawan, Rabu (18/8).

Komitmen yang digaungkan Moeldoko untuk membela atasannya itu diragukan oleh Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie. Menurutnya, PDIP (partainya Jokowi),  paling mendominasi korupsi yang dilakukan kepala daerah-kepala daerah di Indonesia. Dan yang terakhir  ditangkap adalah Juliari Batubara eks Menteri Sosial. 

“Sebetulnya yang perlu diubah adalah karakter partai atau secara personal (kader) itu perlu dibenah. Itu langkah untuk mencegah agar tidak terjadi (kader partai korupsi) lagi,”terangnya, Kamis (19/8/2021).

 Kemungkinan korupsi terjadi di Kementerian, di kabinet, bahkan di legislatif. Di legislatif  dan eksekutif, dua tempat ini kan tingkat korupsinya naik. “Apalagi kepala daerah itu kan mewalikil parpol,”tegas Jerry lagi.

Menurutnya, presiden harus sigap dan harus berperan nyata melawan korupsi dengan sanksi atau punishment. 

“Maka dari itu harusnya sebelum Jokowi mengangkat menteri-menteri (jika ada reshuffle ) lihat dulu track recordnya atau backgroundnya. Pernah gak dia  mencuri uang negara, memperkaya diri, laporan harta kekayaan pejabat nya dilaporin (LHKPN), aset–aset bergerak atau tidak bergeraknya . Tanah atau barangnya dan sebagainya,”terangnya lagi.

Untuk mencegah agar korupsi ini  tidak menyebar luas,  setidaknya peran partai sangat penting. “Seleksi kader yang tidak korupsi, tidak terlibat dengan skandal-skandal korupsi, tidak pernah terlibat dalam money laundry pencucian uang. Hartanya dicari dengan keringat sendiri, bukan dari menipu atau hasil menjarah. Jadi saya harapkan kejujuran ini di-nomorsatu-kan di setiap partai,”tegasnya. mar/jk

 

Berita Terbaru

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Terdakwa Fu Liwen Disebut Berperan dalam Klaster Embong Kenongo, Polisi Ungkap Kaitan Jaringan Solo

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Perkara dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan sejumlah warga negara asing (WNA) di Surabaya mulai m…

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Penuhi Standar Kualitas MBG, Bondowoso Perkuat Koordinasi SPPG hingga Satgas

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso memperkuat koordinasi dan…