Pasokan Habis, 28 Ribu Warga Ponorogo Tunggu Vaksinasi Kedua

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Ponorogo baru 11 persen, sedangkan dosis kedua baru 9,21 persen. Sp/is
Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Ponorogo baru 11 persen, sedangkan dosis kedua baru 9,21 persen. Sp/is

i

SURABAYAPAGI, Ponorogo  – Pasokan vaksin covid-19 di Ponorogo  habis, hal ini membuat proses vaksinasi di  tersebut menjadi tersendat. Sebanyak 28 ribu warga di Ponorogo menunggu suntikan vaksin untuk dosis kedua.

“Diperkirakan Minggu depan vaksin Sinovac akan dikirimkan lagi. Namun jumlahnya  sedikit dan belum mencukupi kebutuhan dosis kedua," ungkap Kepala Dinkes Ponorogo Heni Lestari , Selasa (24/8/2021). 

Heni Lestari memahami, kalau saat ini masyarakat Ponorogo sangat menanti kedatangan vaksin tersebut. Ini dikarenakan banyaknya aktivitas  yang membutuhkan persyaratan kartu vaksin menimal dosis pertama.

Dia menambahkan, ketika vaksin Covid-19 datang pihaknya akan mengutamakan sasarannya untuk dosis kedua.

"Kami merasa kasihan kalau rentang waktu antara dosis pertama dan kedua kepada masyarkat terlalu lama. Apalagi banyak masyarakat yang juga menanyakan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua," imbuhnya.

Dinkes Ponorogo tidak bisa berbuat banyak, karena pasokan vaksin dari pusat dan provinsi lambat. Heni juga menyebutkan capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Ponorogo baru 11 persen, sedangkan dosis kedua baru 9,21 persen. pn1/na

Berita Terbaru

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Harga Beras di Madiun Lampaui HET Pemerintah, Tembus Rp15.300 per Kg

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dipicu meningkatnya harga gabah kering panen (GKP) maupun gabah kering giling (GKG) di tingkat petani, membuat harga beras premium…

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Viral dan Unik! Peternak Magetan Tolak Tawaran Rp1 Miliar demi Sapi Bermata Tiga

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini warga di Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi…

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Terancam Gulung Tikar, Biaya Produksi Naik Tapi Harga Ayam Broiler Merosot di Ngawi

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Pasca anjloknya harga telur, kini giliran peternak ayam pedaging (broiler) di Ngawi juga bernasib sama dan terancam gulung tikar.…

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Omzet Pedagang Alat Tulis Melonjak hingga 150 Persen Jelang Masuk Sekolah

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pedagang alat tulis kian sumringah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Pasalnya, di momen tersebut para orang tua bersama…

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai salah satu langkah strategis untuk perlindungan sistem layanan digital pemerintah di tengah meningkatnya ancaman serangan…

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun  ‎

GERTAK: Kegagalan Raih WTP Cerminan Amburadulnya Pengelolaan Keuangan Pemkot Madiun ‎

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:16 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegagalan Pemerintah Kota Madiun meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai menjadi sin…