Dituding Raup Untung dari Perundungan Anaknya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Shandy Aulia. SP/ JKT
Shandy Aulia. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Masalah bertubi-tubi selalu muncul di benak artis cantik, kali ini Shandy Aulia dituding mendapatkan banyak keuntungan dari kasus perundungan anaknya. Hal itu dituturkan Laura Aprilya Bakkara, hatters yang pernah menghina anaknya.

Kasus ini bermula saat Laura mengomentari aktivitas Claire, anak Shandy Aulia, di Instagram. Laura saat itu seolah menyamakan anak Shandy Aulia dengan binatang hingga disebut kurang gizi.

Shandy Aulia pun tak tinggal diam. Ia menggandeng Hotman Paris bersama 14 pengacara lainnya untuk memperkarakan masalah ini. Namun karena Laura sudah meminta maaf, Shandy Aulia akhirnya tak jadi melaporkan kasus ini lebih lanjut.

Sementara, Hotman Paris selaku kuasa hukum Shandy Aulia menegaskan kasus ini sudah selesai secara damai. Shandy Aulia tak lagi mengungkit dan memperpanjang permasalahan ini.

Bukannya berakhir damai, kini kian memanas lantaran Laura melaporkan balik pihak Shandy Aulia ke Polda Metro Jaya karena dituding menjual nama nya demi mendapatkan pundi-pundi rupiah.

"Apakah bisa aku ini disebut pembully anak gitu saja sih. Masalahnya ini semua sampai sekarang saja masih masuk DM yang menyatakan aku ini pembully anak gitu," tutur Laura

Rinto Maha selaku kuasa hukum Laura menegaskan, Shandy Aulia kian berkeliling stasiun televisi dan YouTube untuk membahas kasus ini. Shandy disebut mendapat banyak keuntungan.

"Tidak ada orang benar mengaku benar dan tidak ada orang benar keliling road show. Lalu kamu (Laura) dijual di YouTube, kamu (Laura) dapat hinaan, dia (Shandy) dapat uang. Ini apa? Dia siapa?," kata Rinto Maha, Selasa (24/8/2021).

Ditegaskan Rinto Maha, sebaiknya Shandy Aulia berhenti membahas perseteruannya dengan Laura Aprilya setelah saling berdamai. Laura Aprilya juga disebut sudah meminta maaf terkait kasus tersebut.

Namun hal itu dianggap tidak dilakukan. Shandy Aulia disebut justru memanfaatkan untuk tampil di televisi.

"Kalau orang benar, ketika seseorang dianggap bersalah, simpel orang minta maaf kita maafin. Jangan malah video permintaan maafnya lalu dibilang netizen yang terlalu pintar, lalu dijual kita. Kamu (Laura) kan dijual," ungkap Rinto Maha.

Rinto Maha membahas hal lain yang menjadi sorotannya. Jumlah pengacara Shandy Aulia sebanyak 15 orang dianggap berlebihan. Shandy Aulia disebut hanya melawan Laura Aprilya yang merupakan masyarakat biasa berprofesi perawat.

"Dan saya lihat kesombongan dari pihak Shandy itu sudah luar biasa, bahkan memakai 15 pengacara melawan satu orang, yang hanya perawat itu luar biasa kelewatan," ucapnya. Dsy17

Berita Terbaru

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Tekan Risiko Gagal Tumbuh, YBM PLN UIT JBM Beri Pendampingan Bagi 77 Balita di Situbondo

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 21:56 WIB

SurabayaPagi, Situbondo — Komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan listrik yang aman dan andal, tetapi j…

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

BPJS Kesehatan: Kemampuan Fiskal Jember Kecil Tapi Programnya Istimewa

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — BPJS Kesehatan memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan Pemkab Jember yang memadukan program jaminan kesehatan nasional dengan …

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Luncurkan Mobil Cinta, Antar Pasien Kurang Mampu Pulang Gratis

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 20:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, meluncurkan Mobil Cinta untuk mengantar pasien kurang mampu pulang secara gratis setelah…

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…