Diduga Sarat Penyimpangan, Proyek di Candra Wilwaltikta Digarap CV Tirta Sari Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Proyek yang dikerjakan VV Tirta Sari Utama yang diduga sarat penyimpangan.
Proyek yang dikerjakan VV Tirta Sari Utama yang diduga sarat penyimpangan.

i

SURABAYA PAGI, Pasuruan- Pelaksanaan rehab total  2 gedung dan peremajaan taman di Candra Wilwaltikta di Prigen, Kabupaten Pasuruan, diduga banyak penyelewengan. Berdasarkan pengamatan Surabaya Pagi di lapangan pada Kamis (26/8/2021), ditemukan papan proyek yang dipasang pada Lokasi tidak menyebutkan berapa nilai nominal pekerjaan. Hanya saja dari papan proyek itu, diketahui, jika proyek tersebut dikerjakan oleh CV Tirta Sari Utama.

Berdasarkan penelusuran Surabayapagi, CV Tirta Sari Utama adalah perusahaan Pelaksanaan konstruksi yang  beralamat di Jl. Nusantara II / A-6 Kel. Kaliwates Kec. Kaliwates, kabupaten Jember.

Diberitakan sebelumya, l dalam UU Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008 sudah diatur bahwa setiap proyek pembangunan yang menggunakan uang rakyat harus ada azaz keterbukaan informasi publik agar masyarakat bisa mengetahui jumlah anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut. Namun faktanya, pada proyek Candra Wilwatikta tidak ditunjukkan dengan jelas nominal anggaran yang digunakan.

Papan nama proyek yang dipasang hanya  menjelaskan kegiatan proyek ini berasal dari pajak yang masyarakat serta tidak menyebutkan sejumlah anggaran yang dipakai untuk proyek Rehab 2 Gedung dan Peremajaan Taman di Candra Wilwatikta.

Diketahui, Pemerintah Propinsi Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Patiwisata pada agustus 2021  mengerjakan dua paket pembangunan yaitu paket  TIC (Tourism Informatin Centre) saat ini dalam proses tahap pelaksanaan dengan no kontrak 027/17905/118,7.101/2021. Waktu kalender pelaksanaan 120 hari.

Berdasarkan pengamatan wartawan Surabaya pagi di lokasi proyek  yg  berada di taman Candra Wilwaltikta ada beberapa unsur yang diduga sengaja dilakukan  oleh pekerja di sana atau mungkin diduga sudah disuruh oleh mandor proyek tersebut.

Terbukti dengan data dan fakta di lapangan yang diperoleh Surabaya Pagi, banyak dugaan penyimpangan yang dilaksanakan pada proyek Rehab dan peremajaan taman Candra Wilwatikta tersebut.

Diduga, kecurangan  pertama  pada letak kedalaman pondasi, di mana, masing-masing kedalamannya hanya 20 cm.

Dugaan kecurangan kedua, cor tras tidak memakai pasir Lumajang. Kemudian kecurangan  ketiga pada waktu  melakukan pengecoran  tidak memakai gron pemadat. Keempat   ada dua pendamping cor yang  hanya memakai batu bata bekas bongkaran. Dan yang  kelima,  sisa bongkaran  lama dipakai  lagi untuk uruk yang seharusnya memakai sirtu uruk.

Saat dikonfirmasi,  Humas Candra Wilwaltikta, Ali Makruf melalui telpon,   Kamis (26 Agustus 2021) terkait nilai anggaran proyek, dia tidak bisa menjelaskan dengan rinci. Ali  hanya berkata sudah ada dan siap untuk dipasang lagi papan kegiatan proyek. her

Berita Terbaru

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Ekonomi RI Tumbuh 5,47%, Airlangga: Lebih Tinggi dari China dan Jerman

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa fondasi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja…

IHSG Ditutup Menguat

IHSG Ditutup Menguat

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh kombinasi sentimen dari tingkat…

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Menekraf Sebut Sektor Digital Jadi Potensi Baru Ekraf Di Cirebon

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya menyebut sektor digital menjadi salah satu potensi ekonomi kreatif (ekraf ) di Kota…

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Utang Pemerintah 2026 Tembus Rp 1.600 Triliun

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Berdasarkan perkiraan Kementerian Keuangan, kebutuhan pembiayaan utang pemerintah Indonesia pada 2026 diperkirakan mencapai lebih dari Rp…

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat Berkah: Tidak Ada Kejahatan yang Sempurna

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:24 WIB

Oleh: Hj. Lordna Putri Ini adalah terjemahan dari Adagium hukum paling terkenal di dunia: “Summum Ius Summa Iniuria”* (Cicero - Romawi) artinya: Keadilan Ter…

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Gerindra Minta Polisi Periksa Teddy

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pendiri Partai Gerindra Rahmat Sorialam Harahap, S.H., meminta Bareskrim Polri mendalami setiap informasi dan petunjuk yang relevan…