Mayoritas Wali Murid di Surabaya Tak Izinkan Anaknya Ikut PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksanaan PTM terbatas ini tetap mengutamakan persetujuan dari wali murid dalam bentuk Surat Persetujuan Wali Murid. SP/DE
Pelaksanaan PTM terbatas ini tetap mengutamakan persetujuan dari wali murid dalam bentuk Surat Persetujuan Wali Murid. SP/DE

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai persiapan menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas jenjang SD dan SMP yang akan digelar mulai Senin depan.  Namun, mayoritas wali murid tak mengizinkan anaknya ikut PTM di sekolah. Alasannya karena mereka khawatir anaknya terpapar covid-19.

Pelaksanaan PTM terbatas ini tetap mengutamakan persetujuan dari wali murid dalam bentuk Surat Persetujuan Wali Murid. "Untuk yang siswa SD sudah lebih banyak wali murid yang menyetujui, persentasenya sebesar 9,2 persen. Untuk SMP baru sekitar 6,4 persen wali murid yang mengizinkan anaknya mengikuti PTM, sisanya belum mengizinkan," kata Kepala Dispendik Surabaya, Supomo, Rabu (1/92021).

Supomo menjelaskan, persentase itu diketahui setelah Dispendik Surabaya mengirimkan surat ke wali murid, total 115.000 siswa SMP di Surabaya. Hasilnya diketahui bahwa wali murid SMP dominan tak setuju anaknya ikut PTM.

Sementara persentase wali murid tertinggi yang mengizinkan anaknya mengikuti PTM datang dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yaitu 50,2 persen. Lalu, hanya sekitar 0,5 persen wali murid dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

"Kami sudah meminta kesediaan kepada wali murid dalam bentuk surat pernyataan, kalau anaknya diperkenankan untuk mengikuti PTM atau tidak," ujarnya.

Supomo mengaku tidak khawatir masih sedikitnya wali murid yang mengizinkan putra-putrinya untuk ikut PTM terbatas. Menurutnya, hal ini terjadi karena banyak wali murid yang masih memantau situasi terkini pandemi covid-19, dan ingin melihat terlebih dahulu bagaimana jalannya PTM terbatas.

"Saya kira nanti ketika anak-anak yang lain sudah belajar dan mereka merasa nyaman dan aman, saya kira nanti mereka akan menyusul atau menyetujui anaknya megikuti PTM,” ujarnya.
 
PTM di Surabaya akan mulai digelar pada pekan depan, tepatnya Senin, 6 September 2021. Kapasitas maksimal ruang kelas hanya 25 persen, ini sesuai dengan arahan dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

"Bahwa Pak Wali sampaikan masing-masing ruangan kapasitasnya 25 persen dulu, sembari melihat perkembangan pandemi covid-19,” ujarnya.sb1/na

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…