Gugatan Rp 737 T Warisan Konglomerat Eka Tjipta, Kemarin Dibuka Lagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Freddy Widjaja.
Freddy Widjaja.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sidang gugatan kisruh rebutan harta antar anak Eka Tjipta Widjaja, pendiri Grup Sinarmas , berlanjut di PN Jakarta Selatan, Rabu kemarin (1/9/2021).

Freddy Widjaja adalah salah seorang anak Eka Tjipta Widjaja, menggugat saudara-saudara tirinya terkait pembagian warisan dari aset-aset perusahaan Sinar Mas.

Majelis hakim menentukan jadwal sidang replik dan duplik, pada 8 September. Hari ini agenda sidang replik dari penggugat yakni Freddy Widjaja.

Lalu pada 15 September agendanya duplik dari tergugat. Dan pada 23 September agenda sidang pembuktian. Disepakati 3 November pembacaan putusan.

 

Gugat Saudara Tirinya

Freddy menggugat 6 orang pihak termasuk 5 orang saudara tirinya, yakni Teguh Ganda Widjaja sebagai tergugat pertama, Indra Wijdja Tergugat kedua, Muktar Widjaja tergugat ketiga, Djafar Widjaja tergugat keempat, dan Franky Oesman Widjaja tergugat kelima atas perusahaan Group Sinar Mas yang nilai asetnya mencapai Rp 737 triliun.

Selain itu, Freddy juga menggugat Elly Romsiah sebagai pelaksana wasiat tergugat keenam.

Sidang tersebut berlangsung 30 menit yang agendanya adalah pembacaan pokok perkara tidak dibacakan tetapi dianggap dibacakan. Selanjutnya dilanjut atas jawaban daripada lima tergugat dari 2 sampai 6

Hakim mengingatkan bahwa pihak tergugat, lebih khusus kepada tergugat pertama Teguh Ganda Widjaja dari sidang pertama hingga sekarang pihak tergugat dan pengacara tidak hadir.

“Ini sidang sudah terlalu lama, tergugat hadir tidak hadir, sidang tetap berlanjut,” kata hakim ketua.

Sementara Freddy Widjaja mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi ketegasan hakim karena melanjutkan sidang perkara tersebut.

“Saya menilai hakim cukup profesional dalam menangani sengketa hak waris Sinarmas Grup ini,” ujarnya.

Gugatan yang diajukan sejak tahun 2019, sering gagal karena mediasi.  Akhirnya Freddy Widjaja dengan lima saudara tirinya berujung pada sidang gugatan.

Freddy menuturkan, dalam gugatan, ia akan membatalkan akta wasiat No. 60 pada tanggal 25 April 2008 yang dibuat di hadapan notaris Winanto Wiryomartani. Akte ini bertentangan dengan hukum.

Dalam dokumen akta wasiat tersebut tertulis, para Tergugat I, Tergugat II, Tergugat III, Tegugat IV dan Tegugat V, selain menerima uang tunai masing-masing sebesar Rp 2 miliar, para tergugat tersebut juga diberikan wasiat menerima sisa uang atau harta peninggalan (budel warisan) yang menyebabkan tertutupnya hak penggugat sebagai waris dari Eka Tjipta Widjaja serta mengakibatnya kelima tergugat tersebut yang berhak mewarisi sisa uang atau harta peninggalan milik mendiang Eka Tjipta.

"Maka, surat wasiat nomor 60 tanggal 25 April 2008 yang dibuat di hadapan notaris Winanto Wiryomartani di Jakarta telah bertentangan dengan hukum dan harus dinyatakan batal atau tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," tulis dokumen gugatan tersebut.

Sebelumnya, Freddy telah melakukan upaya mediasi, namun selalu kandas. Terkait pembacaan gugatan tersebut, Freddy menyatakan telah menyiapkan sejumlah bukti kepemilikan saham setebal lebih dari 5.000 halaman milik mendiang Eka Tjipta Widjaja di sebagian besar perusahaan-perusahaan Grup Sinarmas.

"Copy bukti-bukti akta-akta PT dibawa pulang ke rumah oleh papa saya di tahun 80an dan 90-an lalu disimpan di gudang rumah. Semoga keadilan akan tercapai," kata Freddy menambahkan. n jk, erc

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…