Bacok Orang Saat Mabuk, Tiga Pemuda Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketiga pelaku pembacokan pembacokan Abdul Karim (14), asal Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat digelandang ke sel tahanan. SP/Dwy AS
Ketiga pelaku pembacokan pembacokan Abdul Karim (14), asal Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat digelandang ke sel tahanan. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Satreskrim Polres Mojokerto  berhasil meringkus pelaku pembacokan Abdul Karim (14), asal Dusun Temboro, Desa Domas, Kecamatan Trowulan. Tak hanya itu, polisi juga masih memburu lima orang lainnya yang sudah melarikan diri.

Tiga orang pelaku tersebut yakni Satya Permata (25), Tommy Basmalah (25), dan M Agit Yupiantoro (23). Ketiganya merupakan warga Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Mereka diciduk setelah dua hari menjadi buronan polisi.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengungkapkan, ketiganya ditangkap petugas pada Selasa (31/9) malam. Setelah polisi menerima laporan aksi penganiayaan yang menimpa Abdul Karim. Remaja yang masih berstatus pelajar itu mengalami luka bacok saat menonton balapan liar di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

"Berdasarkan laporan itu tim gabungan dari Satreskrim dan Polsek Trowulan mengamankan satu pelaku atas nama Tommy. Dari Tommy kita amankan dua tersangka lain. Sedangkan lima tersangka lain masih dalam proses pengejaran," kata Kapolres Mojokerto saat jumpa pers, Kamis (2/9/2021).

Aksi penganiayaan itu bermula saat Tomi dan tujuh orang rekannya usai minum-minuman keras nongkrong di Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan pada Sabtu (28/8) malam. Di lokasi itu, satu rekannya bernama Alif terlibat cekcok dengan seseorang. Usai cekcok delapan pemuda itu pergi ke wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

"Di Gondang itu, delapan orang ini menyusun rencana dan menyiapkan senjata tajam. Sekira pukul 03.00 tersangka datang Jalan Raya Lengkong, Kecamatan Trowulan dan akhirnya melakukan penganiayaan terhadap korban," ucap Kapolres.

Padahal, Abdul Karim bukan remaja yang terlibat cekcok dengan Alif. Namun Tommy yang sudah gelap mata kemudian melayangkan pedang samurai ke arah tubuh Abdul Karim. Akibatnya remaja tersebut mengalami luka parah. Tangan korban nyaris putus akibat tebasan samurai milik Tommy.

"Abdul karim mengalami luka di tangan kanan. Tangan korban hampir putus dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Setelah menerima laporan itu kemudian kita lakukan penyelidikan dan menangkap ketiga tersangka," ungkap Kapolres.

 

Dari tangan ketiga tersangka, polisi mengamankan empat buah samurai dimana salah satunya digunakan untuk melukai Abdul Karim. Selain itu petugas juga menyita dua unit sepeda motor. Sejauh ini polisi masih memburu lima orang tersangka lain yang sampai saat ini masih melarikan diri.

"Kita masih melakukan pengejaran kepada lima orang pelaku lainnya yang identitasnya sudah kita ketahui. Harapan saya lima pelaku untuk segera menyerahkan diri. Tersangka kita jerat dengan Pasal 170 KUHP juncto 351 KUHP dan UU Darurat No 12 Tahun 1951, ancaman hukuman maksimal 19 tahun penjara," kata Kapolres.

Sementara itu, Tommy salah satu tersangka menyampaikan jika awal mula aksi pembacokan itu dipicu adanya cekcok antara Alif dengan seseorang pemuda saat melihat balap liar. Dari itu kemudian mereka kembali dan menyusun rencana untuk balas dendam.

"Awalnya kita nonton balapan, teman saya berkelahi dengan teman sendiri. Saya lerai, kemudian ada pemuda yang datang marah-marah dan nyuruh pergi tidak boleh ramai di sana. Saya sudah ajak minggir tapi kemudian diserang," kata Tommy.

Setelah perkelahian itu, kemudian Tommy dan delapan rekannya pergi ke tempat minum minuman keras. Di lokasi itu Tommy menyusun rencana  untuk balas dendam. Hingga akhirnya mereka datang kembali ke lokasi balapan liar dan mencari pemuda yang sebelumnya terlibat cekcok. Lantaran tidak ketemu, gerombolan remaja ini kemudian menyerang Abdul Karim.

"Saya tidak tahu apakah dia (korban) itu pemuda yang sebelumnya atau tidak, saya mabuk pak, karena sebelumnya habis minum. Sebelumnya minum arak, beli di dekat rumah," aku Tommy. Dwy

Berita Terbaru

Mensos Gus Ipul Tegaskan Peran Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan

Mensos Gus Ipul Tegaskan Peran Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan

Jumat, 16 Jan 2026 20:14 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak para wali asrama dan wali asuh Sekolah Rakyat se-Jawa Timur untuk berikrar bekerja d…

PLN UID Jatim Raih Penghargaan SMK3 dan Zero Accident di Apel Bulan K3 Nasional 2026

PLN UID Jatim Raih Penghargaan SMK3 dan Zero Accident di Apel Bulan K3 Nasional 2026

Jumat, 16 Jan 2026 16:14 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 16:14 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Sistem Manajemen K…

Atasi Titik Hotspot di Surabaya dan Malang, PLN UIT JBM Jaga Keandalan Sistem Transmisi

Atasi Titik Hotspot di Surabaya dan Malang, PLN UIT JBM Jaga Keandalan Sistem Transmisi

Jumat, 16 Jan 2026 16:11 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 16:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Mengawali tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan kesiapsiagaannya d…

Polres Madiun Kota Sampaikan Keterangan Resmi

Polres Madiun Kota Sampaikan Keterangan Resmi

Jumat, 16 Jan 2026 13:05 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 13:05 WIB

Terkait Dugaan Keterlibatan Oknum Anggotanya dalam Kasus Narkoba…

Kapolres Gresik Cek Kesiapan Mako dan Rutan, Tekankan Pelayanan Humanis

Kapolres Gresik Cek Kesiapan Mako dan Rutan, Tekankan Pelayanan Humanis

Jumat, 16 Jan 2026 13:02 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melaksanakan pengecekan langsung terhadap kesiapan Markas Komando (Mako) Polres Gresik, t…

Polres Madiun Dalami Dugaan Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba 

Polres Madiun Dalami Dugaan Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba 

Jumat, 16 Jan 2026 11:18 WIB

Jumat, 16 Jan 2026 11:18 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Oknum anggota Polri berinisial HN, salah satu dari empat anggota Polres Madiun Kota yang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba d…