ANALISA BERITA

Soal Baliho, Buya Syafii: Syahwat Kekuasaan Terlalu Menonjol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saya menilai pemasangan baliho bergambar politikus di kala pandemi mencerminkan keinginan berkuasa yang terlalu besar.

Rakyat sudah banyak yang sudah ketar-ketir dengan keadaan yang sudah begini. Syahwat kekuasaan terlalu menonjol, kasihan rakyatnya.

Saya juga meminta para politikus bersabar, menahan diri untuk promosi pencalonan.

Saya harap partai-partai politik atau politisi ini menahan diri dulu lah. Kasihan bangsa ini, utang negara juga makin banyak, keuangan kita juga tidak bagus.

Pertumbuhan ekonomi juga begitu, anak yatim yang kematian orangtua karena Covid juga banyak. Mbok itu diperhatikan bersama-sama.

Situasi Covid-19 saat ini yang diklaim membaik pun, tak bisa jadi jaminan kondisi aman. Pemerintah, menurut saya sama sekali tak boleh lengah dalam upaya pengendalian pandemi ini.

Lalai sedikit saja, bisa-bisa negara kembali dirundung gelombang pandemi. Sekarang kita harus konsentrasi dulu ya. Kalau sudah bebas ya bolehlah, kemudian berkompetisi boleh.

Melihat sikap para politikus berbaliho itu, Saya menilai lumhrah apabila kritik terus bermunculan di masyarakat, misalnya, berupa coretan atau lukisan satire di dinding kota alias mural.

Bagi saya sendiri, kritik lewat mural itu dapat diterima asal memuat konten yang tak melanggar kesopanan atau tidak merusak dinding atau bangunan publik.

Perkara mengkritik pemerintah oke, tapi sampaikan dengan cara-cara yang elegan, yang baik, dan juga pemerintah mendengar kritik itu.

Jadi jangan jor-joran kekuasaan, itu namanya kita tidak punya kepekaan.

(Disampaikan Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif  saat ditemui di kediamannya di Nogotirto, Gamping, Sleman, DIY yang dikutip dari laman cnniindonesia.com, pada Miggu (5/9).)

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…