Pencurian Ratusan Tablet di SMPN 1 Semanding Terkuak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melakukan olah TKP.
Petugas saat melakukan olah TKP.

i

SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Kasus pencurian ratusan tablet milik SMPN 1 Semanding akhirnya terkuak. Kasus tersebut berhasil terkuak setelah tim reskrim Polres Tuban melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan beberapa orang saksi.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan akhirnya mengerucut ke pelaku yang tak lain orang internal sekolah. Pelaku yang ditangkap dan ditetapkan tersangka adalah penjaga malam sekolah bernama Eko Nugroho Abdiyanto (30) warga Desa Penambangan kecamatan Semanding.

Pelaku bekerja sebagai penjaga malam di sekolah tersebut bersama bapaknya Dasiyan (58) yang beralamat sama. Kendati demikian, aksi pencurian tersebut dilakukan pelaku seorang diri saat orang tuanya tertidur.

Di hadapan penyidik, pelaku yang sudah berkeluarga ini mengaku hanya mencuri 20 buah tablet. Barang-barang tersebut dijual di konter HP dan beberapa lainnya dijual ke pemakai.

"Pengakuan tersangka hanya 20 yang dicuri, itupun tidak sekaligus tapi satu satu saat dia sedang berjaga di sekolah. Ada sekitar 8 kali mencurinya yang diakui pelaku," jelas Kasatreskrim AKP Adhi Makayasa, Senin (6/9).

Kapolres Tuban, AKBP Darman mengatakan, tim Marong Satreskrim yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Tim mendatangi TKP dan melakukan pulbaket pada saat itu, semua penjaga malam dan pegawai honorer diinterogasi.

Kemudian melakukan penyisiran terhadap konter untuk mencari informasi pembelian tablet samsung A, sebagaimana laporan kehilangan.

Alhasil terdapat sebuah konter mengaku pernah membeli barang tablet sesuai yang dicari petugas.

"Jadi dilakukan penyelidikan sampai di konter, karena tablet dijual. Penjaga konter lalu memberi informasi siapa yang menjual, kemudian dilidik lagi," ujar Kapolres saat ungkap kasus di Mapolres, Senin (6/9/2021).

Perwira menengah itu menjelaskan, setelah ditemukan siapa yang menjual selanjutnya diminta keterangan atas suruhan siapa.

Ternyata yang menyuruh adalah Eko Nugroho penjaga malam sekolah setempat. Tak butuh waktu lama, pelaku langsung ditangkap dan ditetapkan tersangka.

Pelaku ditangkap di rumahnya Dusun Krajan Desa Penambangan Kecamatan Semanding, Tuban.

Dia mengaku tersangka mencuri dengan membuka pintu laboratorium yang kuncinya disimpan di sekolah. Sehingga saat olah TKP tidak ditemukan kerusakan pintu atau jendela laboratorium.

Aksi pencurian itu dilakukan secara berulang-ulang mulai April hingga Juni 2021. Selanjutnya pelaku meminta bantuan temannya berinisal AF untuk menjual tablet hasil curiannya sebanyak 11 unit sedangkan sisanya dijual sendiri.

"Memang benar tidak ada yang rusak pintu atau jendela ruangan, karena tersangka membuka gembok pintu dengan kunci aslinya yang dipegang pelaku," tambahnya.

Dari pengakuan pelaku, penjaga sekolah nekat mencuri tablet karena butuh biaya hidup. Sedangkan barang-barang tersebut dijual dengan harga kisaran Rp 800 ribu per unit.

"Dari keterangan tersangka, barang curian itu dijual dengan harga Rp 800 ribu per unit, ada yang dijual di Kota Tuban ada juga yang dijual di luar Tuban," tambahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat pasal 363 Ayat 1 ke 3e KUHP Jo Pasal 64 KUHP Sub pasal 362 KUHP Jo Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. 

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Lakukan Sertijab Dua PJU, Waka Polres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar Berganti

Kapolres Blitar Lakukan Sertijab Dua PJU, Waka Polres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar Berganti

Senin, 31 Agu 2026 15:05 WIB

Senin, 31 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres Blitar dan Kasat Reskrim Polres Blitar, Senin…

Dipenuhi Ikan Koi Bak Sungai Jepang, Kali Mawar Batu Cocok untuk Wisata Healing

Dipenuhi Ikan Koi Bak Sungai Jepang, Kali Mawar Batu Cocok untuk Wisata Healing

Senin, 31 Agu 2026 14:50 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Bagi para wisatawan yang ingin healing sekadar menenangkan pikiran dari perkotaan atau untuk berakhir pekan dari jenuhnya pekerjaan,…

Panen Petani Sayuran di Magetan Anjlok hingga 80 Persen, Dipicu Ganasnya Kemarau

Panen Petani Sayuran di Magetan Anjlok hingga 80 Persen, Dipicu Ganasnya Kemarau

Senin, 31 Agu 2026 14:36 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Selamat ganasnya puncak kemarau, membuat sejumlah petani di wilayah Kabupaten Magetan merugi dan was-was. Pasalnya, Kemarau…

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pemkot Batu Andalkan Sektor Pertanian

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen, Pemkot Batu Andalkan Sektor Pertanian

Senin, 31 Agu 2026 14:35 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai rangkaian strategi terpadu untuk mendongkrak kembali pertumbuhan ekonomi ke atas 5 persen pada tahun ini, Pemerintah Kota…

Musim Panen di Jember: Harga Jagung di Level Tertinggi, Petani Untung

Musim Panen di Jember: Harga Jagung di Level Tertinggi, Petani Untung

Senin, 31 Agu 2026 13:57 WIB

Senin, 31 Agu 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Di musim panen, sejumlah petani di wilayah Jember, Jawa Timur semakin untung mengingat harga komoditas jagung masih bertahan di…

Pemkab Magetan Putar Arah, Kampus 5 Unesa Didorong ke Luar Pusat Kota

Pemkab Magetan Putar Arah, Kampus 5 Unesa Didorong ke Luar Pusat Kota

Senin, 31 Agu 2026 13:13 WIB

Senin, 31 Agu 2026 13:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Rencana pengembangan Kampus 5 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan kembali berubah arah. Setelah sebelumnya kaw…