Pengerukan Endapan Lumpur di Bawah Saluran Box Culvert Jangan Tunggu Sampai Penuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi C, Elok Cahyani. SP/Alqomar
Anggota Komisi C, Elok Cahyani. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Komisi C DPRD Kota Surabaya mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, yang saat ini tengah melakukan pengerukan endapan lumpur di saluran Box Culvert guna antisipasi banjir saat musim hujan.

Sebelumnya pekan lalu Rabu (3/9) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengerukan endapan lumpur yang ada di saluran box culvert Surabaya Barat, tepatnya box culvert di  depan TPU Babat Jerawat, Kecamatan Pakal- Surabaya.

Anggota Komisi C, Elok Cahyani mengatakan, sebelum memasuki musim hujan memang sebaiknya dilakukan pengerukan lumpur di bawah box culvert, agar saat musim hujan tiba aliran air di bawah box culvert berjalan lancar.

“Jadi apa yang sudah dilakukan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya melakukan pengerukan memang sudah tepat, dan kami sangat mengapresiasi kinerja Dinas PU Bina Marga dan Pematusan tersebut.”ujarnya di Surabaya, Senin (6/9).

Politisi milenial Partai Demokrat Kota Surabaya ini menambahkan, hanya saja seharusnya Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya jangan menunggu sampai endapan lumpur di bawah box culvert numpuk sampai tinggi.

“Jadi semestinya harus ada pengerukan berkala, jangan hanya menunggu jelang musim hujan batu endapan lumpur dikeruk.”tegasnya.

Saat ditanya soal anggaran pengerukan, Elok Cahyani mengatakan, itu sudah global masuk ke anggaran Satgas Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya.

“Yang pasti kami di Komisi C apresiasi Pemkot Surabaya, dengan melakukan pengerukan endapan lumpur di bawah box culvert guna antisipasi musim hujan.”pungkas Elok.

Seperti diketahui, saat meninjau pengerukan Rabu pekan lalu (03/09/21) Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati mengatakan, saluran box culvert yang dari Babat Jerawat ke sisi barat memang lebih banyak endapan lumpur. Sebab, lumpur dari saluran yang belum selesai bergeser ke sisi timur.

“Jadi, box culvert yang sudah dikonversi itu kan sangat dalam, dan yang belum dikerjakan itu ada sekitar 2 kilometer, sehingga kalau hujan, lumpur yang berasal dari saluran 2 kilometer itu bergeser ke timur, makanya banyak endapan lumpur di Babat Jerawat,” ungkap Erna. Alq

 

Berita Terbaru

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Bakal Jadi Destinasi Wisata, Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi Capai 95 Persen

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Saat ini progres revitalisasi Pasar Banyuwangi telah mencapai sekitar 95 persen dan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta…

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

AIM ASEAN Roadshow di Surabaya, Tiar Karbala Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Usaha

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 14:00 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, mendorong percepatan transformasi digital pelaku usaha m…

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Musim Haji 2026, Tenaga Kesehatan Kota Malang Optimalkan Pelayanan CJH Selama di Tanah Suci

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menjelang musim haji 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter asal Kota Malang, memastikan telah…

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Demi Jaga Stabilkan HET, Satgas Pangan Pasuruan Distribusikan 9,6 Ton MinyaKita ke Pedagang

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 13:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Demi menjaga keterbatasan stok dan menstabilkan harga minyak MinyaKita, kini Satgas Pangan Pasuruan mendistribusikan 9.600 liter…

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Agar Lebih Fokus Belajar, SRMP Larang Siswa Bawa Gawai ke Asrama dan Sekolah

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

Jumat, 17 Apr 2026 12:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna agar para siswa lebih fokus untuk belajar, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) Pamekasan, Jawa Timur melarang semua siswa…