Produk Dipalsukan, PT MGI Lapor Polda Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yohan Wibisono, direktur perusahaan PT Millionare Group Indonesia (MGI) bersama kuasa hukumnya Abdul Malik rilis depan wartawan, Rabu (8/9/2021).
Yohan Wibisono, direktur perusahaan PT Millionare Group Indonesia (MGI) bersama kuasa hukumnya Abdul Malik rilis depan wartawan, Rabu (8/9/2021).

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebuah perusahaan multi level marketing asal Surabaya mengalami kerugian yang ditaksir hingga ratusan juta rupiah akibat produknya dipalsukan.

Akibatnya, Yohan Wibisono, direktur perusahaan PT Millionare Group Indonesia (MGI) melaporkan plagiarisme produk tersebut ke Polda Jawa Timur melalui laporan nomor LP/B/35.02/VII/2021/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, Kamis (1 Juli 2021) lalu.

Ditemui di kantor kuasa hukum Abdul Malik, Yohan menyebutkan jika produk kalung yang diproduksi perusahaannya itu dipalsukan oleh orang tak bertanggung jawab dan dijual bebas di market place dengan harga sangat murah.

Yohan memastikan jika produk kalung dengan motif tokoh Marvel, Disney itu memiliki bahan baku yang berbeda dengan yang diproduksi olehnya.

Namun, bentuk kalung hingga kemasan dibuat semirip mungkin dengan produk PT MGI.

"Harga jualnya jauh berbeda. Kalau untuk produk kami, dibandrol dengan harga Rp 1,8 juta, tapi yang dijual di pasar online harganya Rp 300 ribu ke bawah," ujar Yohan, Rabu (8/9/2021).

Menurut Yohan, aktifitas pemalsuan produk tersebut merugikan perusahaannya dengan taksiran kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Bukan hanya itu, Yohan lebih takut jika ada masyarakat yang justru tertipu barang palsu yang beredar.

"Tentu ada kerugian secara materil. Begitu juga reputasi perusahaan. Karena perusahaan kami ada kontrak dengan Marvel terkait Copyright-nya hingga tahun 2023 ke depan. Selain itu, takutnya ada barang palsu yang dijual seharga dengan produk asli kami. Kasihan kalau sampai tertipu," terangnya.

Yohan memaparkan bagaimana produk kalung berkamdungan germanium yang diproduksi perusahaannya itu telah banyak diminati masyarakat. Bahkan menurutnya, pesanan ulang cukup tinggi setelah banyak masyarakat merasakan manfaat penggunaan kalung tersebut.

"Selain bentuknya yang presisi dan dibuat dengan bahan terbaik, kami juga menjaga kualitas produk dengan detail. Lalu muncul produk palsu di market place yang kami duga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan produksi dalam jumlah besar," imbuh Yohan.

Kalung Germanium dengan logo tokoh Marvel milik MGI memiliki nomor seri dan tanda copyright asli dari Marvel dan dilengkapi sertifikat, sedangkan untuk produk palsu, nomor seri terlihat acak,tanpa copyright Marvel dan produk juga terlihat lebih besar dari aslinya.

Sementara itu, kuasa hukum PT MGI, Abdul Malik mendesak kepolisian agar segera melakukan identifikasi terhadap para penjual produk kalung palsu tersebut.

"Kepolisian tentu punya tim penyelidik dan penyidik yang handal. Ada tim cyber yang bisa mengidentifikasi. Bukti-bukti kami juga sudah serahkan dan klien kami juga diperiksa termasuk saksi ahli juga," kata Malik.

Malik juga melakukan somasi terbuka bagi siapa saja yang merasa menjual dan memproduksi kalung palsu milik PT MGI.

"Ini berlaku bagi siapapun. Jadi yang kami laporkan akun-akun penjual kalung palsu itu. Selain itu juga kami mensinyalir ada produsen yang sengaja memproduksi kalung tersebut secara besar-besaran. Karena setiap kali di market place itu akunnya beda-beda. Beberapa waktu kemudian hilang ganti akun lagi," tandasnya. rl

Berita Terbaru

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…