ANALISA BERITA

Lapas Kelebihan Kapasitas, Pakar: Tingkatkan Rehabilitasi Pengguna Narkotika

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pakar kriminologi Leopold Sudaryono
Pakar kriminologi Leopold Sudaryono

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Saya nilai kelebihan kapasitas merupakan penyebab utama banyaknya korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam insiden kebakaran di Lapas Tangerang, pada Rabu kemarin.

Napi narkoba berkontribusi besar terhadap penuhnya penjara-penjara di Indonesia. Karena itu, saya  menyarankan agar mekanisme rehabilitasi ditingkatkan bagi penyalahguna narkotika yang ditangkap.

Saya kira ada dua hal. Pertama, hendaknya aparat penegak hukum semakin menggunakan mekanisme rehabilitasi dalam menghadapi penyalahguna narkotika.

Karena jumlah napi pengguna narkotika kontribusinya besar sekali 40.000-50.000, jadi kontribusinya besar sekali ke over kapasitas.

Menempatkan pengguna narkotika ke dalam lembaga pemasyarakatan (lapas), itu tidak membantu proses rehabilitasi. Sebaliknya, mereka justru menambah persoalan dengan peredaran narkotika di dalam lapas.

Jadi sudah saatnya digunakan alternatif lain seperti rehabilitasi, wajib lapor atau metode lain. Ini bagi penyidik dan penuntut.

Kedua, tambahnya, bagi lapas hendaknya juga memilikirkan penggunaan dan pelaksanaan pidana di luar lapas bagi penyalahguna narkotika.

Misalnya pelaksanaan pidananya dilakukan di lapas terbuka, atau melalui pembimbingan bapas sehingga itu sangat signifikan.

Mendengar kejadian itu saya turut berduka atas peristiwa kebakaran yang menewaskan 41 narapidana, di Lapas Tangerang. K

ita berharap ini semua menjadi pelajaran penting bagi semua, bukan saja hanya bagi pemasyarakatan tapi juga aparat penegak hukum lain. Jadi tidak bisa hanya sekadar 'membuang' orang ke dalam lapas.

(Disampaikan Pakar kriminologi Leopold Sudaryono yang dikutip dari laman Beritasatu.com, Rabu (8/9/2021)).

Berita Terbaru

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Rupiah Menguat Dipengaruhi Cadangan Devisa Indonesia yang Tetap Kuat

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu bergerak menguat 12 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.887 per dolar AS…

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

BPN Imbau Masyarakat Tak Gunakan Perantara untuk Urus Tanah

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan bagi masyarakat,…

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Daop 8 Layani 9,78 Juta Pelanggan Hingga Triwulan III 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:26 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melayani sebanyak 9.789.933 pelanggan selama Januari hingga September atau triwulan III 2026,…

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Angka Cerai Gugat Meroket, Alasan Dominan Efek ‘In This Economy’

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…