Fantastis, TPB Surabaya untuk Persampahan Jauh Lebihi Target Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Wakil Ketua Komisi C Surabaya Mampu NOL kan Sampah dengan Roadmap yang Terukur

 SURABAYAPAGI, Surabaya - Wakil Ketua Komisi C Surabaya  Aning Rahmawati menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) telah digedok dan siap dilaksanakan mulai dari 2021 sampai dengan 2016. Salah satu dokumen pendukung dalam penyusunan RPJMD adalah KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis).

Dalam KLHS disebutkan bahwa target TPB untuk persampahan Surabaya yaitu persentase sampah perkotaan yang berhasil ditangani, target TPB nasional adalah 80%, Surabaya existing 2019 sudah 96,43%, sedangkan  TPB ke dua yaitu jumlah timbulan sampah yang bisa didaur ulang target TPB nasional 20 ton/hari, existing Surabaya pada tahun 2019 sudah mencapai 112 ton / hari.

“Ini satu prestasi yang luar biasa dan patut ditingkatkan secara holistic sehingga Surabaya betul betul bisa mencapai target NOl sampah dengan pengurangan sampah di persil secara signifikan.” Uajr Aning Rahmawati, Jumat (10/9).

Menurtunya, Kota Surabaya perlu mempunyai roadmap pengelolaan sampah dengan  mendasarkan pada  IKLHS yang sudah disusun di RPJMD.

“Karena selama ini belum ada roadmap terukur yang menyertai dokumen IKLHS dalam RPJMD sebagai panduan di lapangan. Ada beberapa catatan yang bisa sebagai usulan untuk bahan roadmap bagi pemerintah kota Surabaya ,” katanya.

Berikut catatan Wakil Ketua Komisi C sebagai alumni Teknik lingkungan sekaligus skripsinya juga tentang manajemen persampahan. Roadmap Menuju Surabaya Nol Sampah :

1. Perlu di bentuk RW percontohan di 154 kelurahan , Kolaborasi  pembinaan kampung Proklim dr LH  dan Kolaborasi ketahanan pangan dg DKPP .

2. Support Sarpras pengelolaan sampah Persil tingkat RW dari Pemkos , selama ini  support masih sangat minim, satu RT hanya dapat satu tong komposter

3. Support Regulasi pengelolaan sampah Persil tingkat RW, perlu dibuat perwali yang mendetailkan perda, salah satunya adalah perwali pembatasan plastic dan yang lainnya.

4. Pembinaan RW lain dalam satu kelurahan oleh RW percontohan, RW percontohan yang dibentuk  setelah sukses bisa membina RW lain sampai satu kelurahan bisa  mengelola sampah mandiri

5. Pembuatan Bank sampah induk Pemkos, ini  vital dan fatal sangat dibutuhkan karena BSIS yang ada selama ini banyak mendapat keluhan 

6. Edukasi sosialisasi melalui Sekolah/parenting wali murid dan Satgas lingkungan 

7. Konservasi mangrove

8. Pembentukan sampah Kawasan

“Kita harus serius mengawal baik dari sisi anggaran, regulasi dan pelaksanaan di lapangan, karena sampah ini bisa menjadi sumber PAD sekaligus pemberdayaan masyarakat yang sangat memungkinkan untuk diwujudkan, karena semuanya bisa menghasilkan uang melalui 3R (reuse, recycle dan reduce), sekaligus menjaga bumi untuk anak cucu kita,”ujar sekretaris fraksi PKS ini.

Aning juga menyampaikan banyaknya pengepul atau pengelola sampah swasta yang ternyata perannya sangat luar biasa, namun belum ada intervensi intensif dari pemerintah kota Surabaya baik berupa pembinaan maupun fasilitas sinergi pengelolaan sampah berupa tempat atau akses ke TPS.”Kedepan akan diusulkan untuk intervensi intensif sebagai bagian dari pemberdayaan” pungkasnya.

Berita Terbaru

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Melalui Pelatihan Artificial Intelligence bagi Guru Yayasan Barunawati Surabaya…

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…