Arus Penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Tanjung Perak Masih Landai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penumpang kapal laut saat melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan di Pelabuhan Tanjung Perak. SP/Semmy Mantolas
Penumpang kapal laut saat melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan di Pelabuhan Tanjung Perak. SP/Semmy Mantolas

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekitar dua bulan terakhir, arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak masih terpantau landai dan bahkan cenderung menurun.

Penurunan terjadi pasca diterapkannya PPKM darurat pada 3 Juli yang kemudian diikuti dengan perpanjangan PPKM level 1-4.  Dari data yang dikumpulkan Surabaya Pagi di lapangan, secara persentase angka penurunan penumpang kapal laut mencapai 50 persen hingga 60 persen.

Kepala Urusan Pelayanan Penumpang dan Barang Kapal Penumpang dan Perintis PT Pelabuhan Indonesia, Mohammad Sholeh, menyampai, rata-rata keberangkatan penumpang kapal pelni dalam sehari sebanyak 100 hingga 150 orang. 

Padahal sebelum PPKM diberlakukan, kendati masih pandemi covid-19, jumlah penumpang yang diangkut adalah sebanyak 350 hingga 450 penumpang. Bahkan di hari Sabtu dan Minggu jumlah penumpang bisa mencapai angka 500 orang. 

"Sejauh ini masih landai. Beberapa wilayah seperti Kumai, Papua secara keseluruhan, itu masih sangat landai," kata Mohammad Sholeh kepada Surabaya Pagi, Senin (13/09/2021).

Kendati ada penurunan, pihaknya tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi para penumpang. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) hingga pemeriksaan kelengkapan administrasi penumpang berupa sertifikat vaksinasi pun diperketat.

Hal ini, kata Sholeh, sesuai dengan ketentuan perjalanan yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 59 Tahun 2021 serta SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021.

Selain itu, adanya integrasi sistem penjualan tiket dengan aplikasi PeduliLindungi pada 1 September 2021 lalu, mewajibkan penumpang agar menunjukan sertifikat vaksin minimal dosis pertama sebagai syarat pembelian tiket.

"Jadi meskipun turun, aturan dari pemerintah tetap kami jalankan. Ya walaupun ada beberapa yang mengeluh, tapi ini demi mencegah terjadinya penyebaran virus yang lebih luas," pungkasnya. sem

Berita Terbaru

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…