Gubes Unair Tolak Aplikasi PeduliLindungi Buatan Singapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aplikasi PeduliLindungi Buatan Singapura, yang kini nyaris wajib dipakai masyarakat Indonesia.
Aplikasi PeduliLindungi Buatan Singapura, yang kini nyaris wajib dipakai masyarakat Indonesia.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Guru Besar (Gubes) Fisip Unair Prof Henry Subiakto, tolak aplikasi PeduliLindungi buatan Singapura.

“Idenya mmg melihat dr aplikasi TraceTogether Singapore. Tp kmd dikembangkan lbh canggih dan lengkap dan sdh minta izin ke Dubes Singapore. Kemudian jd applikasi nasional yg diakui hak ciptanya. PeduliLindungi 100% Dibuat oleh Telkom. Teamnya dipimpin @Faizal R. Djoemadi,”tulis Henry, melalui kicauan di akun Twitter @henrysubiakto, Rabu (15/9/2021).

Pernyataan Henry Subiakto ini disampaikan di tengah tudingan bahwa aplikasi yang dijagokan oleh pemerintah Indonesia untuk pendataan dan penelusuran status Covid-19 dan vaksinasi rakyat itu adalah buatan Singapura.

 

Aplikasi Milik PT Telkom

Bersama kicauannya, Henry mengunggah foto Surat Pencatatan Ciptaan yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Dalam surat itu tertulis bahwa hak cipta Aplikasi PeduliLindungi adalah milik PT Telekomunikasi Indonesia.

Tercantum juga nama penciptanya adalah Komang B Aryasa, Aris Bachtiar dan kawan-kawan, dan pertama kali diumumkan di wilayah Indonesia atau di luar Indonesia pada 27 Maret 2020.

Sementara nama Faizal R. Djoemadi yang disebut Henry dalam kicauannya adalah CEO atau Direktur Utama PT Pos Indonesia.

Faizal menjabat posisi tersebut sejak 23 September 2020. Sebelumnya, ia adalah Direktur Digital Business PT Telkom.

Sejumlah netizen merespons unggahan Henry. Di antaranya, mempertanyakan kenapa harus izin ke Singapura.

"Klo 100% knpa hrs izin ke singapore..tandanya y g 100% dong.." komentar @mbul520.

Netizen lain mempertanyakan soal integrasi data dengan yang dimiliki oleh Dukcapil.

"Kenapa tidak diintegrasikan dengan data dukcapil dari awal prof? Mau nambang data atau gimana nih? Ada tujuan lain? Kan baru diintegrasikan awal bulan Agustus lalu," cuit @masagoenk.

"Data2nya Itu disimpan dimana Pak ya? Server telkom?indosat? Atau server kominfo?" kata @Anditeman_.

Sebagaimana diberitakan, tuduhan bahwa aplikasi PeduliLindungi adalah buatan Singapura di antaraya dilontarkan oleh mantan komisaris Garuda, Peter F. Gontha.

"Ternyata aplikasi PEDULI LINDUNGI itu aplikasi bikinan SINGAPORE," cetus Peter Gontha dikutip SeputarTangsel.Com dari caption akun Instagram @petergontha, Senin 13 September 2021.

"Gila…. Seluruh data kita direkam Singapore, dan kedaulatan Data Indonesia sudah ada ditangan mereka, meski ini aplikasi Telkom," tambahnya.

Peter Gontha menambahkan, dengan data kita ada di tangan Singapura, mereka tahu segala hal tentang Indonesia. n jk, 03, erc

Berita Terbaru

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Perputaran Uang Menyampaikan 4 Milyar, Namun Kondisi DPI, Lusuh, Becek dan Bau

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:44 WIB

SURABAYPAGI.COM, Sidoarjo - Sangat menakjubkan bila menengok transaksi jual beli ikan dan udang yang dilakukan para bandar ikan (boreg) di Depo Pemasaran Ikan…

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Satu Energi, Satu Kepedulian: Posyandu Disabilitas UIT JBM dan Srikandi PLN Sambut Ramadan di Malang

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:42 WIB

SurabayaPagi, Malang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) bersama Srikandi PLN …

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

SIG Salurkan 36.000 Bata Interlock Presisi

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat terus dilakukan melalui penyediaan hunian tetap (huntap) yang aman d…

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Disbudporapar Lamongan Siap Teliti Gapura Arkeologis, dan Usulkan Kawasan Makam Mayang Madu Menjadi Cagar Budaya

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar rapat koordinasi terkait polemik historis antara Sunan …

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kuliner Khas Sego Boran Lamongan, Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kuliner khas Kabupaten Lamongan Sego Boran ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia, oleh Kementerian…

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Kandang Ayam Ludes Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Endi Mahandi (42) warga Dusun Koripan Desa Bangke Kec.Kanoro Kabupaten Blitar, alami kerugian sekitar Rp.75 Juta, setelah kandang…