Temuan Ribuan Klaster PTM, Jatim Terbanyak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan klaster PTM, rata-rata peserta didik yang paling banyak positif COVID-19. SP/REP/IST
Ribuan klaster PTM, rata-rata peserta didik yang paling banyak positif COVID-19. SP/REP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menunjukkan ada ribuan klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM),  yang mana rata-rata peserta didik yang paling banyak positif COVID-19. Temuan tersebut dari Survei Kesiapan PTM yang dilakukan KemendikbudristeK.

Dikutip dari laman Kemendikbudristek Aplikasi Survei Sekolah  yang diakses pada Kamis, 23 September 2021 pukul 11.53 WIB secara nasional, kasus penularan virus Corona pada pelaksanaan PTM terjadi sebesar 2,77 persen. Dengan total responden sekolah 47.067. Dari jumlah tersebut, ada klaster pada PTM 1.302, tidak ada klaster pada PTM 45.765.

Dari data tersebut jumlah terbanyak berasal dari Jawa Timur. Jawa Timur memiliki 165 klaster saat PTM. Dari klaster tersebut, ada 917 pendidik dan tenaga kependidikan yang positif corona dan 2.507 murid yang positif.

Selanjutnya, di urutan kedua ada Jawa Barat melaporkan adanya 149 klaster sekolah tatap muka. Total pendidik dan tenaga kependidikan yang tertular mencapai 1.152 orang dan murid 2.478orang.

Kemudian, Jawa Tengah mencatatkan 131 klaster dengan jumlah orang tertular sebanyak 731 guru serta 473 orang murid yang positif Covid-19. Berikutnya, Nusa Tenggara Timur mencatat 104 klaster. Adapun, jumlah tenaga pendidik dan kependidikan yang terinfeksi corona 284 orang serta murid 1.037 orang.

Sementara, wilayah dengan klaster terendah ialah Sulawesi Barat sebanyak 2 klaster. Selain itu hanya ada 2 tenaga pendidik dan kependidikan yang positif Covid-19 di provinsi tersebut.

Kemudian, Sulawesi Tenggara yang melaporkan 5 klaster corona dan penularan terhadap 32 tenaga pendidik dan kependidikan serta 79 murid. Di Maluku Utara, terdapat 6 klaster yang menginfeksi 157 guru serta 411 murid.na

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…