Memperburuk Stigma Janda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mutiara Proehoeman.
Mutiara Proehoeman.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komunitas yang mengatasnamakan #SaveJanda mengecam program Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menyatakan kader pria boleh berpoligami adalah menikahi janda. Imbauan tersebut dinilai hanya akan memperburuk stigma janda.

Founder Komunitas #SaveJanda Mutiara Proehoeman mengatakan, program tersebut justru sangat merendahkan perempuan yang berstatus janda.

"Sebagai partai politik, seharusnya PKS lebih peka terhadap beban berlapis yang dialami perempuan berstatus janda di Indonesia akibat stigma negatif terhadap mereka," ujar Mutiara, Kamis (30/9).

"Narasi-narasi misoginis seperti imbauan kader untuk berpoligami dengan janda ini hanya memperburuk stigma tersebut," kata dia menambahkan.

Mutiara meminta agar semua pihak berhenti memosisikan perempuan sebagai objek. Ia menekankan, pernikahan bukan sebuah hadiah, apalagi pertolongan bagi perempuan.

Ia menyatakan, pernikahan adalah kesepakatan bersama dua belah pihak sebagai subjek, yang didasari oleh kesadaran, cinta dan kasih sayang antara keduanya.

"Dalih menolong janda dan anak yatim dengan poligami ini kami nilai sebagai sebuah narasi kemunduran yang mengkhianati perjuangan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan," tuturnya.

Mutiara menyadari, kemiskinan masih menjadi masalah utama bagi banyak perempuan di Indonesia, terlebih janda. Akan tetapi, solusi bagi kemiskinan dan kesulitan ekonomi perempuan bukanlah poligami.

"Solusi bagi kemiskinan yang dialami oleh perempuan janda adalah program-program pemberdayaan, bantuan modal usaha, pelatihan-pelatihan serta akses terhadap lapangan pekerjaan. Anak yatim dibantu dengan beasiswa atau program orang tua asuh, bukan mempoligami ibunya," pungkasnya.

Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan bahwa PKS memang lahir dari tangan tokoh yang berpoligami.

"Dari semenjak berdirinya, partai PKS memang menegaskan diri sebagai partai yang menjadikan dakwah sebagai pijakan kepartaiannya. Partai ini juga sejak awal memang didirikan dan dihuni oleh para tokoh yang melakukan poligami," ujar Masykurudin Hafidz, Minggu (5/1/2014) lalu.

Sekedar informasi, Beberapa dari partai politik yang berbasis islam sesungguhnya tidak sedikit yang melakukan poligami, namun pada pemilihan umum 2014 sampai 2019 PKS selalu menjadi sorotan terkait beberapa anggota atau petinggi partai yang melakukan pernikahan poligami.

Tokoh PKS yang berpoligami pernah menjabat sebagi presiden PKS mereka adalah Tifatul Sembiring, Luthfi Hasan Ishaaq, Anis Matta dan ada juga Mahfudz Siddiq (Wasekjen PKS).

Pendiri Partai Keadilan, yang kini berganti nama jadi Partai Keadilan Sejahtera(PKS), Yusuf Supendi pernah mengatakan bahwa poligami yang dilakukan elit PKS ini umumnya tidak sesuai dengan ajaran agama.

“Saya sangat yakin itu. Masalahnya, kebanyakan poligami yang dilakukan tanpa seizin istri pertama”, ujar Yusuf Supendi. jk1/ana

Berita Terbaru

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Gerak KPK di Madiun Meluas, Geledah Dinkes hingga Datangi TPA Winongo

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:35 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun -  Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengacak-acak Kota Madiun, Rabu (7/10/2026). Kali ini, tim antirasuah mend…

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Limbah Usaha Kuliner Resahkan Warga Kejuron, Plt Wali Kota Madiun Ancam Tutup Tempat Usaha Bandel

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tak main-main terhadap pelaku usaha yang merusak lingkungan. Usaha kuliner di kawasan Kejuron…

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Semangat Hari Kesaktian Pancasila, PLN UIT JBM Perkuat Keandalan Listrik di Surabaya

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 20:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Semangat Hari Kesaktian Pancasila diwujudkan PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui aksi nyata menjaga k…

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…