Kajian Potensi Pembangunan KIHT, Diskopukmperindag Kota Mojokerto Kunjungi Kudus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat memimpin kunjungan ke KIHT Kabupaten Kudus. SP/Dwi AS
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat memimpin kunjungan ke KIHT Kabupaten Kudus. SP/Dwi AS

i

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto melakukan kunjungan kerja (Kunker)  ke Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/10/2021) siang. Kunker ini bertujuan untuk mematangkan konsep pembangunan KIHT di Kota Mojokerto. 

Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengatakan Kota Mojokerto sudah melakukan kajian pembangunan KIHT dengan menggandeng tim dari Institut Teknologi Surabaya (ITS). Dan hingga saat ini kajian potensi pembentukan LIHT juga terus dilaksanakan. 

"Untuk itu, kita perlu menimba ilmu ke Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus terkait KIHT nya yang sudah menjadi proyek percontohan banyak daerah di Indonesia," ujarnya.

Ani menjelaskan, meski pabrik rokok di Kota Mojokerto baru ada tiga, namun produksinya sudah mampu menembus pasar ekspor luar negeri hingga mencapai  Rp. 9 miliar lebih.

Tak hanya itu, Kota Mojokerto juga memiliki embrio produsen rokok polos ilegal. Ini berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan tahun 2020 kemarin.

"Kita menangkap ada pangsa pasar yang menikmati rokok ilegal dari Kota Mojokerto, sehingga tak menutup kemungkinan ada tempat produksinya juga di kota kita," tukasnya.

Atas fakta tersebut, lanjut Ani, membuat Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meminta Diskopukmperindag mengkaji lebih lanjut potensi pengembangan industri rokok di Kota Mojokerto sehingga dapat memacu roda perekonomian daerah.

"Secepatnya akan kita realisasikan, jika memang secara persyaratan belum mumpuni untuk membentuk KIHT, maka kita bisa mengawali dengan membentuk LIHT dulu. Tujuannya, selain untuk menekan peredaran rokok ilegal, juga untuk mendorong tumbuh kembangnya industri kecil hasil tembakau di Kota Mojokerto," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Adi Sumarno mengatakan sebelum terbentuk KIHT, Kabupaten Kudus terlebih dahulu membentuk Lingkungan Industri Hasil Tembakau  (LIHT) di Desa Megawon Kecamatan Jati dengan luasan lahan 2,1 hektar.

 "LIHT dibangun tahun 2009 sampai dengan 2010 yang dibagi menjadi 2 tahap dengan total anggaran 28,183 M. Tahap 1 untuk pembangunan gedung UPT LIHT dan gedung pertemuan senilai 8,5 M dan tahap 2 untuk pembangunan gedung LiK Produksi sebesar 13 M, pengadaan sarana Laboratorium TAR dan nikotin sebesar 6,5 M. "LIHT diresmikan pada  25 Februari 2011 oleh Bupati Kudus," jelasnya 

Masih kata Adi, LIHT mulai ditingkatkan statusnya menjadi KIHT berdasarkan Permenkeu Nomor 21/PMK.04/2020 tentang KIHT dan diresmikan tanggal 22 oktober 2020 oleh Dirjen Bea Cukai indonesia. 

"KIHT dikelola oleh koperasi jasa Sigaret Langgeng Sejahtera (SLS). Koperasi ini mempunyai mesin pelinting rokok yang melayani jasa lintingan rokok bagi industri rokok di KIHT dengan jasa pelintingan sebesar Rp. 30 ribu per kilogram," pungkasnya. Dwi

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…