PPKM Level 1, Pedagang SWK Bisa Beromzet Rp 500 Ribu Sehari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondsi SWK Urip Sumoharjo yang masih belum begitu ramai, Minggu (31/10/2021). Sp/Bayu
Kondsi SWK Urip Sumoharjo yang masih belum begitu ramai, Minggu (31/10/2021). Sp/Bayu

i

SURABAYAPAGI.COM,  Surabaya - Sentra Wisata Kuliner (SWK) Urip Sumoharjo yang menjadi binaan Pemkot Surabaya. Sentra Wisata Kuliner yang tepat berada di pusat kota Surabaya ini terlihat sangat sepi pengunjung pada siang hari.

Hal ini terlihat dari banyaknya meja-meja yang kosong, dan beberapa pedagang terlihat hanya duduk sembari menunggu pengunjung.

Menurut salah satu penjaga stand di sentra tersebut, Sri Rahayu, sepinya pengunjung ini terjadi selama pandemi Covid19. Namun berbeda pada PPKM level 1 ini.

"Di PPKM level 1 ini sangat berpengaruh pada pengahasilan mas, yang sebelumnya penghasilan saya dari jam 09.00-19.00 WIB itu hanya Rp 200.000, tapi alhamdulillah saat ini sedikit meningkat jadi Rp 500.000," ujar Sri Rahayu, Minggu (31/10/2021).

"Kalau malam beda lagi mas, malam yang jaga bos saya sendiri. Lebih banyak pengunjung malam hari dari pada siang," imbuhnya.

Senada dengan Sri Rahayu, Raita penjual Gado-Gado di Sentra Wisata Kuliner Taman Prestasi menuturkan, di New Normal PPKM level 1 ini sentra Taman Prestasi sudah mulai ramai pengunjung.

"Dibandingkan dengan pandemi sebelumnya, kalau berbicara tentang omset perhari sudah terlihat jauh berbeda. Sebelumnya hanya 1 hingga 2 orang pembeli perhari, tapi saat ini sudah mulai banyak pembeli," terang Raita.

Ia menambahkan, omset yang ia dapatkan setiap harinya sudah naik hingga 3x lipat di bandingkan dengan sebelumnya.

"Sebelum New Normal omzet yang saya dapat Rp 100.000/ hari. Kalau saat ini sudah lebih baik lah mas," katanya dengan raut yang gembira.

Namun bagi Pak Dion, pengunjung SWK Urip Sumoharjo menjelaskan, baginya sentra Urip Sumoharjo ini kurang mengikat minatnya. Selain terlihat sepi, tempat parkir motor sendiri di atas trotoar.

"Disini terlihat sepi pengunjung, dan tempat parkirnya di atas trotoar. Kalau ada Dishub apa gak diangkut motor saya mas, sebenarnya was-was juga istirahat disini," ucapnya kepada Surabaya Pagi.

Sedangkan pengunjung Setra Taman Prestasi, Anto menuturkan kelebihan di Sentra Taman Prestasi, nuansanya lebih sejuk, tempat parkir nyaman untuk harga makanan dan minuman disini pun juga pas di kantong.

"Untuk kebersihan boleh lah mas, gak kotor disini. Pelayanan juga bagus, sangat ramah. Saya juga berharap untuk sentra wisata kuliner di Surabaya diberi hiburan music setiap malamnya, jangan cuma di hari minggu," tutupnya. Yu

Berita Terbaru

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kulit kencang sering dianggap sebagai salah satu tanda kulit yang sehat, bukan sekadar soal penampilan. Seiring bertambahnya usia, produksi k…

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Selama ini Bali identik dengan pantai berpasir putih, sunset di Uluwatu, atau deretan beach club yang ramai pengunjung. Padahal, di balik c…

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Jumlah pekerja lepas di Indonesia terus bertambah setiap tahun. Dari penulis, desainer grafis, hingga konsultan pemasaran, profesi freelance …

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – Rumah-rumah baru tahun ini punya satu kesamaan: logam tak lagi sekadar menjadi struktur yang tersembunyi di balik dinding. Besi, baja, h…

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Proyek pemeliharaan jalan paving di RT 08, RW 04 dan pembangunan saluran drainase di RT 01, RW 01 Desa Gempolklutuk, Kecamatan…

Jelang Muktamar NU, Sosok Gudfan Arif Ghofur Dinilai Layak Masuk Bursa Ketum PBNU

Jelang Muktamar NU, Sosok Gudfan Arif Ghofur Dinilai Layak Masuk Bursa Ketum PBNU

Senin, 10 Agu 2026 11:53 WIB

Senin, 10 Agu 2026 11:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), rekam jejak pengabdian H. Gudfan Arif Ghofur di lingkungan organisasi semakin banyak m…