Pemkab Sidoarjo Kirim 70 Kafilah di MTQ Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali saat berada di pendopo Delta Wibawa Senin, (1/11). SP/Sugeng Purnomo
Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali saat berada di pendopo Delta Wibawa Senin, (1/11). SP/Sugeng Purnomo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Kabupaten Sidoarjo mengirimkan 70 orang kafilah pada MTQ Jawa Timur ke XXIX yang digelar di Kabupaten Pamekasan. Pagi tadi mereka diberangkatkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali S.IP di pendopo Delta Wibawa Senin, (1/11). Terdapat 52 peserta yang akan mengikuti 44 cabang dalam MTQ ke 29 Jatim tahun ini. Selebihnya official, pendamping, pembina dan driver.

Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali dalam sambutannya berharap Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi juara umum. Pasalnya Kabupaten Sidoarjo sempat menjadi runner up di beberapa kali penyelenggaraan MTQ Jatim. "Ini waktunya Sidoarjo untuk mengambil lagi dominasi pada MTQ kali ini di Pamekasan,"pintanya.

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut yakin juara umum bisa kembali diraih. Predikat juara umum 4 kali berturut-turut harus kembali diraih Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya bukan hal yang tidak mungkin Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi juara umum MTQ Jatim tahun ini. Dirinya melihat bibit-bibit emas pencinta Al-Quran di Kabupaten Sidoarjo sangat banyak. 

"Sidoarjo harus menjadi juara, siap nopo mboten,"ucapnya kepada para kafilah yang disambut kesiapannya.

Gus Muhdlor mengatakan sejarah mencatat Kabupaten Sidoarjo pernah menjadi pusat peradaban Islam. Masa tersebut terjadi di tahun 1700. Keberadaan Pondok Pesantren Siwalanpanji Kecamatan Buduran menjadi buktinya. Banyak kyai-kyai Jawa Timur berasal dari salah satu pondok pesantren tertua di Jatim tersebut. Seperti Kyai Kholil, Kyai As'ad, Kyai Abdul Karim maupun Kyai Hasyim Asyari. 

"Jadi mulai 1700 an culture kita kultur pesantren dan memang kultur agama Islam,"ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor berharap para kafilah dapat menunjukan prestasinya dengan sebaik-baiknya. Semangat yang tinggi dibarengi niatan ibadah harus ada dalam jiwa kafilah MTQ Jatim asal Kabupaten Sidoarjo. Selain itu Gus Muhdlor juga berpesan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selalu memakai masker hal yang wajib dilakukan.

"Selain ingin meraih prestasi sebagai juara, yang terpenting lagi bagaimana menggerakkan gairah umat Islam dalam membangun yang didasari nilai luhur yang bersumber dari Al-Quran,"sampainya.

Gus Muhdlor juga menyampaikan tahun 2022 akan dibuat Perda pendidikan baca tulis Al-Quran. Perda tersebut sebagai acuan syarat masuk SMP Negeri yang mewajibkan bisa baca tulis Al-Quran. Rencana tersebut masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang baru. 

"Ini penting, ini yang akan kita dorong dan kita pastikan, karena saya yakin ketika suatu daerah itu pembangunan manusianya selalu diiringi dengan Al-Quran saya yakin keberkahan akan turun di daerah itu,"yakinnya.

Dalam MTQ ke 29 Jatim tahun ini kafilah Kabupaten Sidoarjo diperkuat Abdad Fatiha Fawwas yang merupakan juara 2 Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) 2021 di Sofifi Maluku Utara. Selain itu terdapat nama Aqila Ninda Putri yang merupakan juara 1 Hafizh Indonesia 2021 di salah satu program televisi swasta. Atas capaian prestasi dua penghafal Al-Quran itu, Pemkab Sidoarjo memberikan reward masing-masing uang sebesar Rp. 10 juta rupiah. Sg

 

Berita Terbaru

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Innovation Gateway Cetak Inovasi Unggulan, PLN UIT JBM Dorong Transformasi Kelistrikan

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 20:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya…

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Resah Sungai Tercemar, Pemuda di Ponorogo Ini Berjibaku Bersihkan Tumpukan Sampah

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 19:56 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Fenomena sungai menghitam dan penumpukan sampah plastik masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Ponorogo. Merespons hal tersebut,…

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …