1.258 Anak di Surabaya Kehilangan Orangtua Akibat Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan anak kehilangan orangtua mereka akibat meninggal terpapar Covid-19.SP/SIN
Ribuan anak kehilangan orangtua mereka akibat meninggal terpapar Covid-19.SP/SIN

i

SURABAYAPAGI,Surabaya -Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, ada 1.258 anak di Kota Surabaya yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi. Baik dari yang yatim, piatu, maupun yatim piatu. Dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak lantas tinggal diam. "Kami sudah berikan sejumlah intervensi," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, kemarin.

Sejumlah intervensi yang dilakukan mencakup pemenuhan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, bantuan makan, hingga bidang pendidikan.

Untuk pengurusan administrasi, Pemkot membantu pembuatan kartu anak, pengurusan akta kematian orang tua, maupun Kartu Keluarga (KK).

Tidak sedikit anak yang menjadi kepala keluarga karena kedua orang tuanya meninggal. "Dari total anak yang kehilangan orang tua, 90 persen sudah mendapatkan intervensi dalam hal administrasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP5A Kota Surabaya, Antiek Sugiharti dikonfirmasi terpisah.

"Bagi yang sudah berusia 17 tahun dan yatim piatu, KK-nya bisa sendiri. Tapi yang belum 17 tahun, ikut dengan sanak keluarga," kata Antiek.

Pemkot juga memberi bantuan makanan melalui agenda program permakanan.Tiap hari, ada jatah makan yang diberikan kepada anak-anak tersebut."Untuk permakanan, ada dari Dinsos (Dinas Sosial). Bagi anak yatim piatu juga sudah ditindaklanjuti," ujarnya.

Pemkot Surabaya juga menjamin fasilitas kesehatan anak-anak. Mereka terlindungi oleh BPJS Kesehatan. Apabila sebelumnya iuran BPJS anak-anak tersebut dibayar orang tuanya, kini seluruh iuran ditanggung Pemkot."Itu sudah 99 persen terlaksana," katanya.

Dalam bidang pendidikan, Pemkot juga memfasilitasi melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.Baik bagi jenjang SD, hingga yang tengah mengenyam di perguruan tinggi.Mulai dari gratis SPP, bantuan alat sekolah, hingga penunjang lainnya."Untuk biaya hidup, kita juga fasilitasi bantuan dari pemkot," ujarnya.

Anggaran yang digunakan Pemkot untuk intervensi ribuan anak berasal dari berbagai sumber. Selain APBD, ada juga dari pemerintah pusat hingga pihak swasta.Misalnya, Kementerian Sosial RI yang juga memberikan bantuan setiap bulan.

Kemensos RI memberikan uang lewat transfer langsung ke rekening masing-masing anak."Selain uang, ada pula bantuan berupa sembako dan alat sekolah dari Kemensos," imbuhnya. Ada juga bantuan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun perusahaan swasta. Salah satunya melalui program anak asuh."Mereka (pengusaha) bersedia menjadi orang tua asuh dan kami fasilitasi," katanya.

Tak berhenti di situ, saat ini Pemkot tengah menyiapkan tempat pengasuhan anak-anak tersebut. Utamanya, anak di bawah umur yang menjadi yatim piatu."Termasuk pengasuhan, kami juga masih komunikasikan. Kalau mereka yang tidak punya pengasuhan dari keluarganya, maka pemkot sudah menyiapkan tempat di UPTD Kalijudan," pungkasnya.sb4/bb

Berita Terbaru

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…