Masyarakat Didorong Tingkatan Branding dan Marketing Kentang Organik Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Panen Raya Kentang Organik di Desa Pusung Malang, Lereng Gunung Bromo, Kecamatan Puspo, Kab. Pasuruan, Kamis (11/11/2021).  SP/KOMINFO JATIM
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Panen Raya Kentang Organik di Desa Pusung Malang, Lereng Gunung Bromo, Kecamatan Puspo, Kab. Pasuruan, Kamis (11/11/2021).  SP/KOMINFO JATIM

i

SURABAYAPAGI,Pasuruan - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong adanya peningkatan branding dan marketing kentang organik asal Jatim, terutama di Kab. Pasuruan. Upaya itu setidaknya dapat menjadi salah satu usaha menaikkan nilai jual yang sudah ada. 

Hal ini disampaikannya saat saat menghadiri Panen Raya Kentang Organik di Desa Pusung Malang, Lereng Gunung Bromo, Kecamatan Puspo, Kab. Pasuruan, Kamis (11/11/2021).  

 "Potensi holtikultura di Pasuruan ini sangat besar. Tapi tantangannya adalah memperkenalkan ke wilayah di luar sana. Jadi memang harus ada branding dan edukasi bagaimana proses marketing berlangsung untuk meningkatkan nilai jual yang ada," ujar Wagub Emil

Wagub Emil juga mengatakan, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mempromosikan kentang lokal dengan nama yang berbeda seperti yang direkomendasikan oleh Bupati Pasuruan H.M. Irsyad Yusuf. 

"Jadi Gus Irsyad tadi sudah lapor kalau beliau ini mengajukan pemberian nama untuk kentang Pasuruan ini, yakni Kentang Tombro atau Kentang Tosari-Bromo. Ini unik dan bisa dijadikan branding baru agar orang-orang tertarik dengan kentang di sini," terangnya. 

Selain itu, Wagub Emil menganjurkan adanya peningkatan produksi dan produktivitas buah, sayuran, tanaman obat dan florikultura, serta pengembangan diversifikasi pangan lokal dengan stabilisasi pasokan komoditas hortikultura, pengembangan Smart Farming dan pemanfaatan Screen House.

"Lebih bagus lagi kalau ada pengembangan korporasi petani dan digitalisasi sistem informasi hortikultura untuk meningkatkan volume ekspor, menambah ragam komoditas ekspor dalam bentuk produk olahan hasil UMKM Hortikultura, serta menambah akses pasar," lanjutnya. 

Meski begitu, mantan Bupati Trenggalek tersebut mengaku bahwa akan ada tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat untuk melakukan branding dan marketing yang sesuai dengan kebutuhan jaman. Maka dari itu, harus ada intervensi dari pemerintah untuk mewujudkannya. 

"Memang perlu ada intervensi dari pemerintah, bagaimana kita mengedukasi masyarakat dan memfasilitasi hal-hal mendasar seperti publikasi. Insya Allah, setelah ini akan dibicarakan oleh pihak-pihak terkait untuk pengajuan nama kentang dan kebijakan yang ada," tambahnya. 

 Senada dengan Wagub Emil, Bupati Pasuruan Irsyad mengatakan, Pemkab Pasuruan memang telah menyiapkan program kebijakan yang diharapkan dapat meningkatkan penjualan petani.  

"Saat ini telah berjalan pemberian bibit unggul untuk petani. Lalu ada pula relokasi dan penyempurnaan balai desa untuk bisa dimanfaatkan oleh warga, termasuk kelompok tani. Nantinya di balai desa tersebut dapat diadakan kelas pembekalan untuk penambahan skill kelompok masyarakat," tuturnya. sb1/na

Berita Terbaru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Mu+ku, Zes, Suko Hadir dan Siap Jadi Icon Fashion Baru

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT MDS retailing tbk grup resmi menghadirkan Mu+ku, zes, dan suko di Tunjungan plaza 3 dengan konsep yang unik. Serta setiap…

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Kejari Madiun Ingatkan Kades: Dana BKK Desa Bukan Uang yang Bisa Dikelola Semau Sendiri

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 11:19 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengingatkan kepala desa agar tidak sembarangan mengelola Bantuan Keuangan Khusus (BKK) D…

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jawa Timur

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:31 WIB

SurabayaPagi, Sumenep - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa…

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Hak Jawab PT Bank Artha Graha International Tbk 

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 10:12 WIB

Surabaya, 16 Oktober 2026  Nomor : 17/B/TANGGAPAN –SMS/X/2026  Kepada YTH : Sdr. Hamdan Zoelva, SH,MH  Kuasa Hukum PT Bank Artha Graha International Tbk …

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Mohamad Feriadi Raih Penghargaan CEO of The Year di Indonesia Logistics Award 2026

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JAKARTA : Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi kategori…

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Kurangnya Sarana dan Prasarana Pendidikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Lakukan Pemetaan Sekolah

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:00 WIB

Surabaya Pagi.com-Surabaya -  Kurang fasilitas kebutuhan sarana dan prasarana Pendidikan menjadi perhatian Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai. Ia …