Gubernur Jatim Hadiri Rakernas Peradi di Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rakernas Peradi di Surabaya. SP/Bayu
Rakernas Peradi di Surabaya. SP/Bayu

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -  Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) menyelengaran Pembukaan Rapat kerja Nasional (Rakernas) yang perdana hingga 11 - 12 November 2021, dimana kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan disambut oleh Ketua Umum Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M. dan didampingi Ketua Peradi Surabaya Hariyanto, SH., M.Hum, bertempat di Hotel Sangrilla Surabaya. Kamis, 11 November 2021.

Dengan mengambil tema " Melalui Rakernas kita tetap Pertahankan dan Perkokoh Peradi  Sebagai Organ negara dan Single Bar, perlu diketahui dalam acara rakernas perdana yang diadakan kota Surabaya ini tetap melaksanakan prokes yang sangat ketat 

Ketua Umum Peradi Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M. Dalam Sambutan  kami dari DPN Peradi mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Jatim yang telah menyempatkan hadir di Rapat Kerja Nasional ( Rakernas) Perdana Peradi tahun 2021.

"Ketika saya mendengar beliau kena Covid pada waktu itu hati saya sangat sedih sekali kita hanya berdoa,  tapi saat ini saya sangat senang sekali  bertemu kembali dengan Gubernur Khofifah lagi dalam keadaan sehat serta berhasil mengatasi masalah covid yang di Jawa timur di level satu yang pertama kali di Indonesia," ungkap Otto Hasibuan.

Perlu kita ketahui, Peradi ini ada 162 cabang yang ada di seluruh Indonesia, permohonan pembentukan cabang pada sesi ada 40 Pemohon, kemungkinan besar pada tahun ini aja  ada 200 cabang dan kita akan targetkan sampai empat tahun masa pengurusan itu."Dimana ada pengadilan disitu ada Peradi.

" Hari ini, kita laksanakan rakernas walaupun waktunya pendek, tapi saya tetap bangga karena peserta banyak hadir dan banyak lagi teman yang ingin mau hadir disini, tapi kita ikuti Protokol kesehatan makanya kita batasi," ujarnya

lebih lanjut, topik hari ini temannya adalah " Dengan Rakernas kita Perkokoh dan kita Pertahankan Organ Negara Sebagai Single Bar" kenapa di perkokoh karena memang Peradi itu, bukan organisasi biasa dan tidak bisa disamakan seperti Ikadin, AAI, dan organisasi advokat manapun di Indonesia ini.

"Peradi ini adalah organ negara yang bebas dan mandiri dan melaksanakan fungsi negara, bedanya dengan organ yang lain dan kita ini Independen dalam segala hal, karena memang ciri khas dari profesi advokat itu kebijakan dari sini ," kata Otto Hasibuan.

Tanpa Independensi organisasi advokat akan tidak bisa berjalan bagus, oleh karena itulah Peradi adalah organ negara dan juga sebagai Single Bar dan maksudnya adalah organisasi satu satunya yang ada di Indonesia yang memiliki kewenangan mengatur segala sesuatu hal mengenai advokat.

"Baik itu soal pengangkatan advokat, ujian dan  pendidikan serta pengawasan dan sebagainya, inilah yang membedakan single bar dan multi Bar, kalau multi bar banyak organisasi advokat yang mempunyai kewenangan untuk segala hal sesuatu mengenai advokat, sedangkan single bar hanya satu yang mempunyai kewenangan itu, " ucap dia.

Dan itu sudah ditegaskan dalam putusan Mahkamah konstitusi yang menyatakan bahwa Peradi adalah satu satunya organ negara yang bebas dan mandiri dan melaksanakan fungsi negara.

"Peradi sebagai single bar juga dan ini adalah sebenarnya sama dengan organisasi advokat yang ada di dunia, karena hampir di seluruh dunia sudah menganut sistem single bar tidak ada yang multi bar," terang dia.

Dan ini sudah diuji oleh mereka, kami tidak akan bosan bosan menyampaikan hal seperti itu, karena ini harus dipahami oleh seluruh advokat Indonesia dimanapun berada. Perkara atau persoalan tentang apakah multi bar atau single bar sesungguhnya sudah diselesaikan beberapa puluh tahun yang lalu. Baik di Amerika, Inggris maupun Jepang dan seluruh dunia.

Ini sudah dipertaruhkan dan didiskusikan, Belanda sebagai panutan membentuk UU advokat juga menganut sistem single bar, oleh karena itulah kita hadir dalam rakernas ini adalah  untuk mempertahankan Single Bar dan memperkokoh itu.

"Advokat adalah orang berpikir tentang keadilan dan kebenaran kalau advokat itu tidak pintar, tidak jujur dan tidak baik serta tidak kompetensi maka yang korban klien dan atau pencari keadilan, bayangkan kalau advokat tidak mempunyai kualitas yang baik, maka yang jadi korban pencari keadilan," ucap Otto Hasibuan 

Jadi rakernas ini kita harapkan, kita memberikan semangat kuat kepada Advokat, tidak saja hanya berbicara tentang kepentingan advokat, tapi bagaimana kita memikirkan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat," tambah Otto Hasibuan 

Sementara itu, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa disini pengendalian covid bisa dirapikan dan terminite dengan baik, sehingga berbagai aktivitas aktivitas dunia profesi sudah bisa dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Berikutnya, tentu kita berharap bahwa Peradi ini akan terus bisa memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat, hari ini transformasi digital juga sudah harus di endap oleh seluruh advokat.

"Saya rasa pembukaan rakernas ini menunjukan bahwa format yang sudah disuguhkan oleh Peradi transformasi digitalnya luar biasa dan kedepannya mudah mudahan akan bisa disiapkan layanan hukum secara digital yang memungkinkan diakses oleh publik lebih luas lagi, lebih mudah lagi dan lebih cepat lagi," pungkas Gubernur Jatim. Yu

Berita Terbaru

Pemkot Hidupkan Pameran Bertajuk 'Aku Arek Suroboyo', Peringati Bulan Bung Karno

Pemkot Hidupkan Pameran Bertajuk 'Aku Arek Suroboyo', Peringati Bulan Bung Karno

Senin, 08 Jun 2026 12:33 WIB

Senin, 08 Jun 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pameran bertajuk "Aku Arek…

Hadirkan Kemoterapi, Pemkab Banyuwangi Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Hadirkan Kemoterapi, Pemkab Banyuwangi Komitmen Tingkatkan Layanan Kesehatan

Senin, 08 Jun 2026 12:20 WIB

Senin, 08 Jun 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna meningkatkan layanan kesehatan untuk masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, telah berkomitmen meningkatkan…

Heboh! Remaja di Ponorogo Tiba-tiba Jatuh ke Sumur Sedalam 25 Meter Dalam Rumah

Heboh! Remaja di Ponorogo Tiba-tiba Jatuh ke Sumur Sedalam 25 Meter Dalam Rumah

Senin, 08 Jun 2026 12:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini terjadi peristiwa yang membuat cemas warga sekitar bahkan pihak keluarga lantaran ditemukan remaja terjatuh ke sumur…

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH Lewat Validasi dan Verifikasi Data

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH Lewat Validasi dan Verifikasi Data

Senin, 08 Jun 2026 11:53 WIB

Senin, 08 Jun 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur memperbaiki data penerima bantuan sosial (Bansos) pada Program Keluarga…

Dihantam Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan di Situbondo Alami Kerugian Capai Puluhan Juta

Dihantam Gelombang Tinggi, Perahu Nelayan di Situbondo Alami Kerugian Capai Puluhan Juta

Senin, 08 Jun 2026 11:35 WIB

Senin, 08 Jun 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melihat cuaca ekstrem memasuki musim kemarau juga turut dialami para nelayan saat melaut, pasalnya sejumlah perahu nelayan di…

Antisipasi Fenomena Bediding, Pemkot Batu Optimalkan Sarana ‘Green House’ Bagi Petani Sayur-Buah

Antisipasi Fenomena Bediding, Pemkot Batu Optimalkan Sarana ‘Green House’ Bagi Petani Sayur-Buah

Senin, 08 Jun 2026 11:27 WIB

Senin, 08 Jun 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya mencegah dampak fenomena bididing atau suhu dingin saat musim kemarau, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, telah berkomitmen…