Polisi Bekuk Penipu Modus Investasi Bodong dan Umroh Murah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polres Mojokerto berhasil menangkap  pelaku investasi bodong dan umroh murah yang menipu ratusan korban hingga Rp. 2 Milyar. SP/Dwy AS
Polres Mojokerto berhasil menangkap  pelaku investasi bodong dan umroh murah yang menipu ratusan korban hingga Rp. 2 Milyar. SP/Dwy AS

i

SURABAYA PAGI COM, Mojokerto - Polres Mojokerto berhasil menangkap  pelaku modus investasi bodong dan umroh murah yang menipu ratusan korban hingga Rp. 2 Milyar.

Parahnya, pelaku mengaku memanfaatkan uangnya untuk bermain Trading.

"Total korban ada 200 an orang dan tersebar di beberapa kota di Jawa Timur, luar Jawa dan terakhir kemarin juga dari Indramayu," ungkap Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Andaru. 

Kata dia, modus pelaku dalam mengelabui para korban dengan dua cara yakni menjanjikan umroh murah dengan harga 10 juta dan juga investasi modal usaha fiktif dengan keuntungan 14 persen.

"Investasi ini sangat tidak wajar dengan janji keuntungan 14 persen dan ini sangat tidak lumrah," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, sejak 2019 pelaku rupanya memperdayai setiap korban dengan janji tersebut. Padahal uang dari investasi maupun penabung umroh tersebut digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi dan juga Trading.

"Uang yang hampir 2 M hasil dari investasi para korban ini, digunakan pelaku untuk bermain Trading," jelasnya.

Selain itu, sejak menjalankan aksinya pada 2019 silam pelaku sama sekali tidak memiliki rekanan maupun agen perjalanan umroh. Umroh murah dengan harga 10 juta dan juga investasi modal usaha fiktif dengan keuntungan 14 persen hanya dijadikan sebagai modus pelaku dalam mendapatkan uang. 

Di hadapan petugas, Muhammad Nasir (34) warga Kelurahan Nginden Jangkung, Kecamatan Sukolilo, Surabaya ini mengaku sejak melakukan penipuan dirinya menggunakan uang tersebut untuk keperluan Trading. 

"Saya gunakan untuk trading aplikasi STO, 2 M ini uangnya untuk main dan operasional untuk di jalan," ungkap Nasir.

Dia mengaku berani mengajak para korban untuk berinvestasi dengan keuntungan 14 persen maupun ikut umroh murah dengan alasan berharap menang dalam permainan Aplikasi Trading.

"Ya dari aplikasi itu, kalau masuk di aplikasi itu kan dari angka 5 ribu ke 10 ribu bisa tinggi, namun karena kalah kita tidak bisa mengembalikan," tegasnya.

Dia menjelaskan, selama menjalani bisnis fiktifnya, ia menggunakan uang para investor untuk bermain Trading aplikasi STO atau bisa disebut bitcoin.

Dirinya juga mengaku uang dari hasil investasi para korban kini tengah habis dan tak bisa di kembalikan.

"Dananya sudah gak bisa di tarik alias habis," tegasnya.

Aksi penipuan yang dilakukan oleh pelaku terbongkar setelah puluhan emak-emak asal Kecamatan Puri melaporkan aksi pelaku. 

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Dwi

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…