Objek Wisata Jatim Didorong Terapkan Pembayaran dengan QRIS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu objek wisata di Pacitan, Goa Gong. SP/IST
Salah satu objek wisata di Pacitan, Goa Gong. SP/IST

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Sejumlah objek wisata di Jawa Timur didorong untuk menerapkan pembayaran secara digitalisasi berupa QRIS dalam waktu dekat.Hal tersebut didukung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi sistem pembayaran  termasuk di area wisata. Menurutnya, pembayaran nontunai menjadi penting agar pemulihan ekonomi dapat segera tercapai di tengah masih mewabahnya virus corona.

"Resep terbaik dari pemulihan ekonomi semasa pandemi ini adalah dengan menurunkan positivity rate Covid-19 sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan perekonomian. Untuk itu, memang harus kita sediakan fasilitas QRIS ini. Termasuk perluasan penggunaan QRIS untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata," kata Emil, Kamis (18/11).

Emil menerangkan, pariwisata Jatim pada Januari-Juli 2021 mengalami penurunan mencapai 98,15 persen. Mulai Agustus 2021, pariwisata Jatim mulai tumbuh, meskipun masih turun 71,27 persen jika dibandingkan kondisi normal. Peningkatan tersebut, kata dia, menunjukan bahkan di tengah pandemi Covid-19, masyarakat tetap sangat membutuhkan kunjungan ke tempat-tempat pariwisata. 

"Pariwisata itu memang kebutuhan tersier bagi pengunjung, tapi merupakan kebutuhan primer bagi pekerja. Inilah yang pemerintah usahakan untuk ter-cover dengan tetap menjaga protokol kesehatan sembari menjaga sektor ini pulih. Karena pariwisata juga menyumbang pada pertumbuhan ekonomi Jatim," ujarnya. 

Emil pun menuntut para pelaku wisata, seperti produsen oleh-oleh atau penyedia jasa harus menyiapkan peningkatan produk yang ditawarkan. Emil berpendapat, sudah tidak relevan lagi untuk mempromosikan sesuatu yang premium dan mahal di tempat pariwisata. Karena dengan digitalisasi sistem yang ada, masyarakat sudah bisa membandingkan harga dan menerima barang serupa langsung di rumah.

Emil menambahkan, peningkatan produk dan jasa serta harga bersaing inilah yang bisa menarik wisawatan, khususnya wisawatan domestik. Apalagi, kata dia, jika ditambah dengan digitalisasi sistem pembayaran yang memudahkan. 

"Harapannya, masyarakat mau berkunjung karena tempat pariwisata sudah di-upgrade dan metode pembayaran menjadi sangat mudah dengan QRIS ini," ujarnya.sb3/na

Berita Terbaru

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Ruben Onsu, Mencak mencak, Disuruh Sarwendah, Tes Kesehatan

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:58 WIB

SURABAYAPAGI.com – Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah soal anak kembali bergulir. Kali ini, pihak Ruben mempertanyakan soal tes kesehatan yang disebut m…

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Mantan Jampidsus Main Dengan Sejumlah Bank Lakukan TPPU

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:57 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kini terungkap ulah mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Kejagung menyebut ada sejumlah perbankan d…

Menkeu Bidik Lima Pegawai Pajak yang Paling Dicuriga

Menkeu Bidik Lima Pegawai Pajak yang Paling Dicuriga

Jumat, 04 Sep 2026 08:55 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:55 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk terus membenahi internal serta menindak tegas oknum pegawai di D…

Kepala BGN Ngotot Minta Dana Rp232,5 T

Kepala BGN Ngotot Minta Dana Rp232,5 T

Jumat, 04 Sep 2026 08:52 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:52 WIB

SURABAYAPAGI.com – Dalam rapat itu dengan Komisi IX DPR BGN, Kepala Badan Gizi Nasi- onal (BGN)mengusulkan anggaran un- t u k pro- g r a m makan bergizi gratis …

ANGGARAN MBG, DIPANGKAS, APA SUDAH TAK JANJIKAN

ANGGARAN MBG, DIPANGKAS, APA SUDAH TAK JANJIKAN

Jumat, 04 Sep 2026 08:49 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com – Beberapa ibu ibu asal Surabaya dan Sidoarjo, anggap saatnya BGN ditutup. Lembaga negara ini sejak dilahirkan hingga dipimpin BGN generasi k…

Startup Ajaib Group Terima Investasi Rp 4,78 T

Startup Ajaib Group Terima Investasi Rp 4,78 T

Jumat, 04 Sep 2026 08:47 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ajaib Group menjadi perusahaan rintisan atau startup dengan investasi terbesar sejak lima tahun terakhir di Indonesia. Perusahaan penyedia…