Cegah Banjir, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Dorong Siagakan Rumah Pompa Aktif 24 Jam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat meninjau Rumah Pompa Prapen untuk memastikan kesiapsiagaan dalam upaya mencegah banjir di Surabaya, Rabu (17/11). 
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat meninjau Rumah Pompa Prapen untuk memastikan kesiapsiagaan dalam upaya mencegah banjir di Surabaya, Rabu (17/11). 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menghadapi musim penghujan Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah melakukan sidak ke rumah Pompa yang ada di Surabaya untuk mendorong kesiapsiagaan Surabaya dalam mengantisipasi banjir. Karena saat ini intensitas hujan di Kota Pahlawan ini mulai meninggi. Desember hingga Januari akan menjadi pembuktian.

Menurut Laila keberadan puluhan Rumah Pompa saat musim hujan harus dioptimalisasi. Tidak saja daya sedot pompa atas debit air, tapi juga petugas harus siaga. 

"Mereka harus siaga 24 jam untuk mengantisipasi banjir. Pastikan semua Rumah Pompa dan unit mesin pompa dalam kondisi baik. Saya percaya petugas Rumah Pompa selalu siaga," ucap Wakil Ketua DPRD Laila Mufidah di Rumah Pompa Prapen, Rabu (17/11).

Laila berharap musim hujan tahun ini baik genangan atau banjir bisa diantisipasi. Banjir harus dicegah jangan sampai Surabaya tergenang. 

"Mau genangan mau banjir. Tetap semua akan merugi. Mari semua siap siaga. Pemkot Surabaya tahun ini juga sudah maksimal mengantisipasi banjir. Namun tetap kesiapsiagaan itu harus terus dilakukan menjelang dan saat hujan deras tiba," kata Laila. 

Lailai menilai Pemkot Surabaya sudah mengantisipasinya jauh-jauh hari. Saluran, drainase, dan box culvert sudah dikebut. Bahkan normalisasi sungai juga sudah dikeruk beberapa bulan terakhir. 

Namun langkah itu harus diikuti kesiagaan Rumah Pompa bersama petugas yang mengoperasikan. Jangan sampai saat terjadi penumpukan genangan di sejumlah titik, Rumah Pompa tidak bisa dioperasikan. 

"Sedetikpun jangan pernah mesin Rumah Pompa mati. Maintenance dan pengecekan berkala harus terus dilakukan. Pastikan semua bisa dioperasikan dengan petugas non stop siaga," tandas Laila. 

Untuk memastikan kesiapsiagaan mesin maupun petugas Rumah Pompa, perempuan berhijab ini meninjau Rumah Pompa Prapen. Selain memastikan kesiapan Rumah Pompa ini menyambut musim hujan, Laila juga memberi dukungan kepada petugas. Mensupport petugas siaga 24 jam. 

"Mari mengantisipasi banjir ini bersama-sama. Tugas semua. Ayo warga Surabaya juga ikut berpartisipasi tidak membuang sampah di saluran. Bisa menyumbat dan meluap akhirnya banjir," tandas Laila. 

Kusnan, operator Rumah Pompa Prapen siap siaga bersama lima petugasnya mengantisipasi banjir. Mereka siap 24 jam menjaga agar Surabaya tak tergenang. "Terima kasih atas dukungan ibu Dewan. Datang ke sini memberi SUPPORT," kata Kusnan. 

 

Pastikan Genset di Rumah Pompa 

Saat ini, Kota Surabaya memiliki 61 Rumah Pompa yang tersebar di seluruh wilayah. Baik Surabaya Tengah, Surabaya Selatan, Surabaya Utara, Surabaya Timur, hingga Surabaya Barat sudah terdapat Rumah Pompa. 

Setiap Rumah Pompa selalu disiagakan setidaknya lima petugas. Dari puluhan Rumah Pompa itu terdapat lebih dari 150 unit mesin pompa. Dengan kapasitas maksimal. Setiap saat keberadaannya bisa menyedot dan membuang debit air 

 

Saat ini mulai dijalankan. Beroperasinya Rumah Pompa tak perlu menunggu debit air naik. Kusnan menyebut bahwa dengan ketinggian air dari dasar 10 cm pun langsung disedot. Agar saat hujan dengan debit air tinggi saluran air lancar. 

Rumah Pompa terintegrasi di saluran air atau sungai. Terdapat penampung dengan skala besar di rumah pompa. Penampung besar ini terkoneksi dengan jaringan pipa besar. Ada yang khusus menyedot lumpur. Yang lain menyedot banjir atau debit air. 

Sistem kerja Rumah Pompa bisa dioperasikan setiap saat. Tidak perlu menunggu debit air naik. Namun pada saat debit air memuncak, operasional mesin dimaksimalkan. Laila juga berharap agar genset selalu siap saat listrik mati. Alq

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…