Hari ke 4 Tunjungan Romansa

Hujan, Bikin Kalang Kabut Bakul dan Seniman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana wisata Tunjungan Romansa yang sepi akibat hujan, Selasa (23/11/2021) malam. SP/Sammy Mantolas
Suasana wisata Tunjungan Romansa yang sepi akibat hujan, Selasa (23/11/2021) malam. SP/Sammy Mantolas

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Hujan yang melanda kota pahlawan sejak pukul 17:00 WIB, membuat wisata Tunjungan Romansa yang baru diresmikan 3 hari yang lalu tidak beroperasi efektif.

Sound sistem yang dipasang di tiap sudut jalan tunjungan terlihat mulai dirapikan petugas sound sistem. Jejeran pedagang UMKM yang biasanya nangkring di sisi timur setiap persil jalan Tunjungan, terpantau kosong. Bahkan hingga pukul 19:20 WIB, suasana di tempat wisata baru ini, masih juga sepi.

Hal serupa juga terjadi di sisi barat jalan Tunjungan. Tak ada satu pun pedagang atau booth yang buka. Hanya terlihat beberapa pengendara motor yang berteduh dari hujan.

Ony, salah satu anggota Komunitas Pengamen Jalanan (KPJ) menyampaikan, hari ini pihaknya tidak melakukan perform live music seperti dua hari sebelumnya, akibat hujan.

"Tadi koordinasi dengan anak-anak, katanya hari ini kalau sampe jam 7 masih karena hujan, artinya libur," kata Ony kepada Surabaya Pagi dalam bahasa Jawa, Selasa (23/11/2021).

Secara pribadi, ia mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam mengaktifkan kembali aktivitas di jalan Tunjungan. Hadirnya KPJ di Tunjungan Romansa atas permintaan dari dinas pariwisata kota Surabaya.

KPJ sendiri katanya, telah terdaftar sebagai anggota Dewan Kesenian Surabaya (DKS). Khusus untuk live music di Tunjungan Romansa, saban harinya disbudpar akan menggilir anggota-anggota DKS untuk tampil menghibur para wisatawan yang bertandang ke Tunjungan Romansa.

"Iya nanti ganti-gantian. Hari ini siapa, besok siapa. Tapi dalam seminggu ke depan kemungkinan kami (KPJ_red) yang akan perfome terus," aku Ony.

Hal serupa juga dilakukan oleh Wisnu salah satu sopir odong-odong. Sejak pukul 16:30 WIB ia mengaku telah berada di wilayah Tunjungan Romansa. Niat hati ingin mencari rejeki, apa daya, hujan membuat harapannya pupus.

"Pulang mas hujan. Lagian sepi juga. Katanya hari ini tutup," katanya.

Tak ingin berbicara lebih lanjut, ia pun bergegas meninggalkan lokasi wisata yang baru dibuka 21 November lalu. "Besok balik lagi," ucapnya seraya berpamitan "Monggo".

Persis di sebelah tulisan Tunjungan Romansa, terdapat gang kecil menuju pemukiman. Di gang ini terlihat beberapa warung kopi dan makanan yang masih buka.

Anehnya, salah satu pedagang yang ditemui Surabaya Pagi sempat kaget ada lokasi wisata baru yang dibuka di Tunjung yang jaraknya sekitar 50 meter dari tempatnya berjualan.

"Saya gak tahu kalau mas gak beritahu. Pantas kemarin rame-rame di sini," ucap wanita yang akrap disapa Bu Sum.

Pedagang lain seperti Bu Fauzi yang juga adalah warga RW 01 Blauran Kelurahan Genteng, menyampaikan kekecewaannya akan kurangnya sosialisasi baik dari disbudpar maupun dinas koperasi dan UMKM.

Karena tidak adanya sosialisasi tersebut kata Bu Fauzi, maka pedagang asli kelurahan Genteng tidak ada yang berjualan di tempat wisata Tujungan Romansa.

"Padahal kalau mau dibilang ini kan wilayahnya kita, tapi kok pedagang asli sinu gak ada yang berjualan di situ. Malah kita juga gak tahu, kalau mau jualan di situ izinnya kemana," kata Bu Fauzy.

Sementara itu pihak pemerintah daerah melalui Kasubag Humas Pemkot Surabaya Indri saat dikonfirmasi menyampaikan, bagi pelaku UMKM yang ingin berjalan di lokasi wisata Tunjungan Romansa harus melewati mekanisme dan seleksi yang dilakukan oleh dinas koperasi dan UMKM.

Manakala telah mendapatkan rekomendasi dari dinas UMKM, selanjutnya para UMKM tersebut akan diarahkan ke dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar) kota Surabaya.

"Yang meng-hire UMKM untuk berjualan di sana adalah dinas Koperasi dan UMKM. Untuk penempatan tempat dimana mereka berjualan tugasnya Disbudpar berkoordinasi dengan persil toko di sana. Karena kan mereka berjualan di depan persil, jadi yang punya juga harus beri izin," kata Indri saat ditemui di ruangannya, Selasa (23/11/2021).

Data yang dikumpulkan Surabaya Pagi, hingga saat ini kurang lebih telah ada sekitar 25 both UMKM berupa makanan dan minuman yang difasilitasi pemkot bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI).

"Jadi kita fasilitasi, kita tata dengan rapi ada mekanismenya. Tidak sembarangan berjualan, karena di sana kan kita jadikan sebagai tempat wisata. Jadi harus benar-benar ditata," katanya. sem

Berita Terbaru

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…

Penghargaan Predikat Bhabinkamtibmas No 1 Polda Jatim, Diraih Brigadir Polisi Riska Elviyana SH

Penghargaan Predikat Bhabinkamtibmas No 1 Polda Jatim, Diraih Brigadir Polisi Riska Elviyana SH

Selasa, 08 Sep 2026 14:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Anggota Polwan  Polres Blitar menerima penghargaan dari Kapolrda Jatim atas keberhasilan meraih predikat Bhabinkamtibmas Terbaik …

Cegah Konflik, Bupati Gus Barraa Serahkan 242 Sertipikat Tanah Wakaf

Cegah Konflik, Bupati Gus Barraa Serahkan 242 Sertipikat Tanah Wakaf

Selasa, 08 Sep 2026 14:53 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sebanyak 242 sertipikat tanah wakaf diserahkan kepada penerima di Kabupaten Mojokerto sebagai upaya memberikan kepastian dan…

Jelang Pengisian BPD Serentak, Bupati Gus Barra Tekankan Transparansi

Jelang Pengisian BPD Serentak, Bupati Gus Barra Tekankan Transparansi

Selasa, 08 Sep 2026 14:44 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, berharap pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak periode 2027–2035 d…