Mahasiswi Tewas Tenggak Racun di Samping Makam Sang Ayah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengamankan botol diduga berisi racun yang diminum korban untuk bunuh diri.
Petugas mengamankan botol diduga berisi racun yang diminum korban untuk bunuh diri.

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Seorang perempuan ditemukan tewas di samping sebuah makam di Mojokerto. Dari informasi yang didapat, korban berinisial NWR (23), sementara makam tempat ditemukannya korban tak lain adalah makam sang ayah. Korban diduga tewas usai menenggak racun.

Ketua RW setempat Minto (55) mengatakan korban NWR (23) berziarah ke makam ayahnya di Makam Islam Desa Japan sekitar pukul 15.00 WIB. Sekitar 30 menit kemudian, korban ditemukan tergeletak di sebelah makam ayahnya.

"Yang menemukan juru kunci makam sekitar pukul 15.30 WIB. Korban tergeletak di sebelah makam ayahnya, kondisinya sudah meninggal dunia," kata Minto, Kamis (2/12).

Minto menjelaskan Novia diduga tewas setelah menenggak racun saat berziarah ke makam ayahnya. Cairan racun tersebut dibawa korban dalam sebuah botol plastik. Sisa cairan dalam botol tersebut tertindih tubuh korban di lokasi.

"Tidak tahu obat apa, cairan itu baunya kuat, di botol plastik tinggal seperempatnya, cairannya warna kuning," terang Minto.

Sehari-hari, lanjut Minto, korban tinggal hanya dengan ibunya. Kedua orang tuanya merupakan PNS di Kota Mojokerto. Hanya saja ayah korban meninggal dunia 100 hari lalu.

Ia menambahkan, korban pernah mencoba bunuh diri sekitar satu bulan lalu dengan gantung diri di dalam rumahnya.

"Sebelumnya korban pernah mencoba bunuh diri sebulan lalu di dalam rumahnya, tapi bisa diselamatkan ibunya," ungkapnya.

Polisi bersama warga mengevakuasi jenazah Novia ke rumah duka. Anggota Polsek Sooko dan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto melakukan visum luar terhadap jenazah korban. Visum baru selesai sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Sooko AKP Muhammad Shohibul Yakin menuturkan tidak ditemukan bekas-bekas penganiayaan pada tubuh korban. Menurutnya korban diduga sengaja bunuh diri dengan menenggak racun saat berziarah ke makam ayahnya.

"Kami temukan sisa minuman bekas diminum korban, warnanya kecokelatan, indikasinya racun, tapi jenisnya masih diselidiki Tim Identifikasi," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, mahasiswi cantik itu belakangan ini terlihat murung. "Mungkin teringat ayahnya, kadang malam dia melihat makam ayahnya. Indikasinya dia depresi, lalu bunuh diri di makam orang tuanya," jelasnya.

Usai melakukan visum, polisi menyerahkan jenazah Novia ke ibunya untuk dimakamkan. Namun, apabila ditemukan tanda-tanda pembunuhan, polisi akan mengautopsi jenazah korban. Petugas telah menyita sisa racun yang ditenggak korban.

"Orang tuanya sudah menerima karena sudah tahu gerak-gerik korban, akan kami buatkan surat pernyataan," tandas Shohibul.

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…