AH. Thony Dorong Pemkot Sosialisasi Pentingnya Edukasi Pelestarian cagar Budaya kepada Masyarakat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony. SP/Alqomar
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk lebih inten melakukan sosialisasi tentang pentingnya edukasi pelestarian cagar budaya kepada masyarakat. 

"Pemkot perlu melakukan sosialisasi pada masyarakat bahwa menjaga cagar budaya adalah tanggung jawab bersama. Kita harus menumbuhkan kesadaran untuk merawat cagar budaya tersebut," ungkap AH. Thony. 

Kini, lanjut Thony, DPRD Kota Surabaya bersama  tengah melakukan upaya untuk menyempurnakan Perda nomor 5 tahun 2005 tentang Pelestarian Bangunan dan atau Lingkungan Cagar Budaya.

Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya AH Thony berharap, Perda tersebut dapat memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan cagar budaya di Kota Surabaya. Sehingga bangunan cagar budaya bisa tetap terjaga keberadaannya. Thony juga berharap, perda cagar budaya mampu menyempurnakan kepastian hukum bangunan dan pemilik bangunan. 

"Dalam Raperda kali ini, kami fokus pada penyelamatan cagar budaya dan kepastian hukum pemilik bangunannya,” ungkap AH. Thony. 

Keinginan dan kebutuhan pemilik bangunan, dikatakan Thony, harus ditampung dengan baik. Agar masyarakat yang memiliki bangunan cagar budaya merasa diperhatikan sehingga memberikan semangat bagi mereka untuk turut menjaga bangunannya. 

Selain itu, lanjut Thony, Pemkot juga menerima usulan terhadap Perda Permajuan Kebudayaan, Perjuangan, dan Kepahlawan Kota Surabaya. Bahkan, gagasan dewan tentang penulisan Ensiklopedia Surabaya juga direspon dengan baik oleh Pemkot. 

Di lain sisi, Thony menuturkan, pemkot juga tengah menginventarisasi cagar budaya di Surabaya melalui Tim Cagar Budaya. Semua bangunan yang nampak tua dan memiliki nilai sejarah di berbagai tempat dicatat. Daftar tersebut kemudian dikaji satu persatu untuk dipertimbangkan tentang kawasan,  fasad bangunan, usia, dan nilai sejarahnya. Jika memenuhi kriteria, bangunan bakal masuk cagar budaya dan mulai diberikan perhatian khusus. 

Perihal revitalisasi bangunan sebagai kelanjutan dari inventarisasi, Thony beranggapan bahwa Pemkot harus mempertimbangkan pula fungsi ekonomis bangunan. Sehingga tak cuma dirawat, namun juga mendapatkan profit. Alq

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…