Lamongan Mulai Vaksinasi Anak umur 11-16 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Seorang anak SD di Lamongan mulai mendapatkan vaksin. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Seorang anak SD di Lamongan mulai mendapatkan vaksin. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah sukses mengendalikan covid-19 dan menjadi satu-satunya daerah yang berstatus PPKM level 1 se Jawa dan Bali, Kabupaten Lamongan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi yang awalnya fokus orang dewasa dan lansia, kali ini vaksin mulai menyasar anak mulai umur 11-16 tahun. Vaksin yang dinamakan vaksin ceria ini akan menyasar sekitar 100 ribu anak, dan dimulai Rabu, (15/12/2021).

Empat sekolah sasaran pada vaksin pertama ini dengan alokasi vaksin sebanyak 512 dosis ini yakni SDN Jetis 4 dengan jumlah 210 dosis, SDN Kepatihan menerima 102 dosis, 100 dosis pada SDN Laren 1, dan 100 dosis untuk SDN Laren 2.

Vaksinasi secara serentak ini disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melalui aplikasi zoom meeting. Menurutnya vaksinasi ini dilakukan secara hati-hati dengan berbagai item sebagai persyaratan anak diperbolehkan divaksin.

 

“Dosis yang disuntikkan untuk anak-anak ini hanya separuh dari dosis umumnya, yakni 0,5 ml. Ada item-item yang menjadi syarat sebelum anak divaksin, prosesnya juga sudah dilakukan dengan hati-hati. Saya meminta orang tua untuk mendukung vaksinasi agar segera bisa dimaksimalkan, untuk pembelajaran tatap muka,” kata Bu Khofifah.

Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, ketika mengikuti video conference bersama Gubernur melaporkan bahwa kondisi vaksin saat ini yang tersedia di Kabupaten Lamongan untuk vaksin sinovac adala 93.066 dosis. Ditambahkannya, vaksinasi ceria ini ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu 3-4 minggu.

“Sampai sejauh ini orang tua di Lamongan mendampingi dan mengizinkan. Sasaran vaksinasi kurang lebih 100 ribuan dan ditargetkan akan selesai dalam 3 sampai 4 minggu,” lapor Pak Rouf.

Menurut Nurul Ika Sulistya, orang tua dari Arisa Da’ania Putri (8 tahun) yang merupakan salah satu siswa SDN Jetis 4, vaksinasi untuk anak ini sangat ditunggu-tunggu. Ia berharap setelah divaksinasi nanti akan ada kekebalan imun pada anaknya, sehingga jika kemungkinan terburuk anak terinfeksi virus sudah aman karena sudah ada kekebalan sistem dalam tubuhnya.

“Saya setuju adanya vaksin. Malah saya arep-arep (berharap) kapan ada. Kadang anak gini kan teledor masker gitu, terutama kita kan gak tau ya nanti diluar ada apa. Nanti kalau memang sudah di vaksin kan di dalam tubuhnya sudah terbentuk imun,” ungkapnya.

Selain itu, Lailatul Fitriyah juga mengaku sangat senang dengan adanya vaksin ini, menurutnya hal tersebut tentu akan berdampak baik terhadap kesehatan anak. Diva Ayu Maulidiyah anak Lailatul Fitriyah juga mengaku tidak takut dan tidak sakit setelah divaksin. “Tidak takut, dan tidak sakit,” kata Diva. jir

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…