Aniaya Pembantu, Advokat Fairus Dipenjara 27 Bulan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Firdaus Fairus, saat mendengarkan putusan hakim, di ruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (16/12/2021). SP/Budi Mulyono
Terdakwa Firdaus Fairus, saat mendengarkan putusan hakim, di ruang Candra PN.Surabaya, secara online, Kamis (16/12/2021). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Firdaus Fairus divonis selama 2 tahun dan 3 bulan penjara. Majelis hakim menyatakan wanita yang berprofesi sebagai pengacara itu terbukti bersalah menganiaya asisten rumah tangganya (ART), Elok Anggraini Setiowati. Selain hukuman badan, warga Jalan Manyar Tirtomoyo No 54, RT 01/RW 04, Surabaya, itu juga didenda sebesar Rp 25 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Firdaus Fairus telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 44 ayat (2) UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga,” tutur ketua majelis hakim Martin Ginting saat membacakan amar putusannya di ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (16/12/2021).

Adapun dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai perbuatan terdakwa telah membuat korban mengalami luka berat. Selain itu juga,  membuat korban mengalami trauma psikis yang begitu dalam.

“Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan dan belum pernah dihukum,” ucap hakim yang juga menjabat Humas PN Surabaya itu.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa yang didampingi oleh penasihat hukumnya, Taufan menyatakan pikir-pikir. Demikian pula dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siska Christina.”Pikir-pikir Yang Mulia,” ujar JPU.

Sebelumnya, JPU melakukan penuntutan kepada Firdaus Fairus dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp 25 juta subsider 6 bulan kurungan.

Terdakwa Firdaus Fairus menganiaya ART nya sejak Agustus 2020 hingga Mei 2021 di rumah terdakwa di Jalan Raya Manyar Tirtomoyo No 54, RT 01/RW 04, Surabaya. Pada saat itu saksi korban Elok Anggraini Setiawati bekerja sebagai asisten rumah tangga terdakwa dan digaji Rp 1,5 juta setiap bulannya.

Elok dipukul menggunakan pipa paralon dan tangan kosong. Siksaan yang dilakukan terdakwa tak cukup itu saja, Elok juga pernah dihukum dengan cara dijemur dibawah terik matahari sambil membungkuk.

Selain itu terdakwa juga ditonjok, didorong, dipukul menggunakan sapu, besi ringan, selang air dan juga ditendang dengan kaki terdakwa. Pada Maret 2021, terdakwa mendatangi Elok yang pada saat itu sedang menyetrika baju. Kemudian alat setrika yang dipegang korban diambil oleh terdakwa dan di tempelkan ke paha kiri korban.

Saat itu korban mengatakan jangan menyakitinya. Namun terdakwa tetap menempelkan alat setrika dalam keadaan panas itu. Aksi terdakwa itu kemudian diketahui oleh Satpam di perumahannya, yaitu saksi Purwiyono. Pada saat itu terdakwa mengatakan kepada Purwiyono kalau Elok adalah maling di rumahnya.

Sadisnya lagi, terdakwa juga sempat menaruh kotoran kucing pada makanan di piring saksi korban Elok. Saat itu terdakwa kesal lantaran ada kotoran kucing yang belum dibersihkan sepenuhnya oleh Elok. Selain itu terdakwa juga meminta terdakwa agar menyapu halaman rumah pada pukul 03.00  dan baru boleh tidur pukul 24.00.

Akibat perbuatan terdakwa saksi korban mengalami sejumlah luka dan rasa trauma. Hingga akhirnya terdakwa Firdaus di laporkan dan dikeler petugas Polrestabes Surabaya. bd

Berita Terbaru

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

33 Negara Bingung Mentan Jamin Stok Pangan Ri Aman

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Alhamdulillah, kita patut bersyukur. Di saat dunia sedang menghadapi ketegangan geopolitik, ancaman krisis pangan dan gangguan rantai pasok,…

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Menekraf Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf ) Teuku Riefky Harsya mendorong pengembangan potensi desa sebagai sumber pertumbuhan ekonomi kreatif baru,…

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Bursa Kripto OKX Siapkan Ganti Rugi hingga Rp 8,19 Miliar jika Ada Peretasan

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bursa aset kripto global OKX merayakan empat tahun pelaksanaan program Proof of Reserves (PoR) bulanan dengan menerbitkan 48 laporan…

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

10 Negara dengan Biaya Makan Termahal

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Uang sebesar US$ 20 atau sekitar Rp 362.543 (kurs Rp 18.127 per US$) yang hanya cukup untuk membeli satu porsi makan di restoran sederhana…

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Ngaku Jadi Korban Proyek Fiktif, Warga Gresik Polisikan Eks Wabup Lamongan

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan penipuan berkedok kerja sama proyek pembangunan ruko di kawasan Pasar Wisata, Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, m…

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Biaya Resmi Rp600 Ribu, Pengurusan Izin Sumur PDAM ‘Disulap’ Jadi Rp375 Juta

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

Senin, 02 Nov 2026 07:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengurusan perpanjangan izin pemanfaatan air tanah untuk 21 titik sumur milik Perumda Air Minum Banyuwangi menelan biaya hingga…