Penjualan Ilegal Pupuk Bersubsidi Dibongkar, 6,2 Ton Pupuk Bersubsidi Disita

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK menunjukkan barang bukti pupuk bersubsidi. SP/Hadi Lestariono
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK menunjukkan barang bukti pupuk bersubsidi. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Rupanya Pupuk bersubsidi dari pemerintah mendatangkan keuntungan tersendiri bagi salah satu anggota koperasi, tetapi keuntungan yang diharapkan berakhir ke penjara.

Hal itu di lakoni oleh SP (41) warga dusun Krajan Desa Sumberboto Kec Wonotirto Kabupaten Blitar yang sekaligus sebagai anggota koperasi penyalur pupuk bersubsidi di desanya. 

 

Terbongkarnya aksi SP yang sehari hari di panggil Supriyanto ini, di bèbèrkan Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK dalam releasanya pada Jumat (12/02) siang. Dalam pemaparanya mantan Ditregident Ditlantas Polda Jawa Timur ini,  menjelaskan, penangkapan SP dan temanya ASB (39) warga Dusun Tegalrejo Desa Sawentar Kec Kanigoro Kab Blitar, ketika petugas mencurigai adanya sebuah truk bongkar muatan di rumah ASB  pada hari Senin (7/02) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kedatangan anggota Polsek Kanigoro yang sedang patroli, langsung memeriksa muatan yang dibongkar.

"Anggota setelah melihat pembongkaran dari sebuah truk yang di masukan ke rumah ASB ternyata pupuk bersubsidi, saat diminta menunjukan surat surat keberadaan pupuk, baik SP maupun ASB tidak bisa menunjukan surat surat masalah pupuk pupuk yang dibongkar, malam itu juga keduanya di periksa, serta membawa BB truk termasuk muatanya," jelas AKBP Adhitya.

Selanjutnya dalam pengembangan Satuan Reserse Kriminal yang dikomandani AKP Yuda malam itu melakukan pemeriksaan, dan ternyata pupuk pupuk itu diperoleh dari SP yang sekaligus sebagai anggota Kelompok Petani di Desa Sumberboto dijual ke ASB.

"Dalam pengembangan pupuk bersubsidi dari pemerintah jenis pupuk Urea dan pupuk Ponska dijual SP ke ASB dengan harga Rp 120.000 per satu sak pupuk, sedang pupuk itu akan dijual ke Kabupaten Ngawi oleh ASB seharga Rp 125 ribu," ungkap AKBP Adhitya lagi.

Dari pendalaman pemeriksaan ke dua tersangka SP dan ASB mereka menjalankan bisnis ilegal ini sudah ke 16 kalinya, untuk itu pihak Polres Blitar terus mengembangkan kasus pupuk bersubsidi dari pemerintah baik di wilayah Kabupaten Blitar dan koordinasi dengan Polres Ngawi.

"Kita terus kembangkan kasus ini selain merugikan petani juga sangat terlalu mereka melakukan kejahatan yang sudah belasan kali ini, kami koordinasi dengan Polres Ngawi,” Jelas Kasat Reskrim AKP Yudo singkat sambil menunjukan BB di dalam truk saat dampingi AKBP Adhitya.

Atas terbongkarnya kasus penjualan pupuk bersubsidi Polres Blitar menyita uang Rp 15 juta dan dua buah truk milik ASB jenis Mitsubishi AG 9583 KA dan AG 9514 PF, serta 6,2 ton pupuk jenis Urea dan Ponska.

"Untuk tersangka kita jerat dengan pasal 6 ayat (1) huruf B tentang Undang Undang Darurat nomor 7 serta beberapa pasal,  lebih mendalam melanggar Permendagri No.15/MENDAG/PER/4/2013 tentang pengadaan/penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian, dengan ancaman 2 tahun penjara." pungkas pamen polisi yang murah senyum ini. Les

Berita Terbaru

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk Anak, Orang Tua Perlu Tahu Penyebab dan Cara Menyikapinya

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:12 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Menemukan bintik kecil berwarna cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak bisa membuat orang tua khawatir. Apalagi, produk tersebut d…

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Misa Arwah Grand Heaven Surabaya Dihadiri Ratusan Umat, Toleransi Lintas Agama Menguat

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ratusan umat Katolik memadati Rumah Duka Grand Heaven Surabaya untuk mengikuti Misa Arwah dalam rangka memperingati Hari Arwah S…

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Pemkot Mojokerto Gencarkan Edukasi Kesehatan, Ning Ita Tekankan Pencegahan Kematian Bayi dan Ibu Hamil

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Menyadari pentingnya menekan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB) secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Mojokerto terus…

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Gencar Tangani TBC, Pemkab Madiun Libatkan OPD Lintas Sektor hingga Tingkat Desa

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penanganan kasus Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah gencar-gencarnya melakukan kolaborasi…

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Bangun Ekosistem Transportasi Modern, Grab Siap Perkuat Koordinasi dengan Pemprov Jatim

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Grab Indonesia menerima piagam apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur atas kontribusi aktifnya mendukung pengembangan…