Pantau Stok dan Harga Minyak Goreng, Diskopukmperindag Sidak Swalayan dan Toko Kelontong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat memimpin sidak minyak goreng di toko swalayan dan kelontong Kota Mojokerto. SP/Dwy AS
Kepala DiskopUKMPerindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya saat memimpin sidak minyak goreng di toko swalayan dan kelontong Kota Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Mojokerto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko modern dan kelontong di Kota Mojokerto, guna mengecek stok dan harga minyak goreng.

Dari hasil pantauan di lapangan masih terjadi kekosongan stok dan perbedaan harga minyak goreng. 

 

Mini market sinar mart dan pasifik misalnya, dua toko swalayan yang terletak di Jalan Majapahit Kota Mojokerto ini mengalami kekosongan minyak sejak seminggu yang lalu. 

Pemandangan berbeda justru terlihat di toko swalayan besar semisal Sanrio dan Superindo. Dua supermarket yang terletak di Jalan Bhayangkara ini persediaannya aman dan lancar. 

Pun demikian dengan toko klontong kecil Mitra Manunggal Jaya di Jalan Tropodo dan toko kelontong di Pasar Tanjung Anyar, persediaan minyak juga cukup aman.

"Yang di pasar tanjung anyar tadi stoknya melimpah, tapi harganya selisih dua ribu dari harga HET pemerintah. Itu karena kulaknya di agen bukan distributor, sehingga harga jualnya cukup tinggi Rp. 16 ribu perliter. Tapi yang di toko swalayan harganya sesuai HET pemerintah Rp. 14 ribu perliter," ujar Ani Wijaya, Kepala DiskopukmPerindag Kota Mojokerto ditemui usai sidak minyak goreng, Senin (14/2/2022) sore.

Ani menyebut pihaknya secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi rutin seminggu dua kali terkait minyak goreng. Bahkan pihaknya juga sudah membentuk grup whatsapp ritel yang tersebar di Kota Mojokerto.

"Itu upaya kami untuk memantau ketersediaan dan kestabilan harga minyak goreng. Dan dari hasil monev kita, khusus ritel yang dibawah Aprindo dan supermarket besar pengirimannya masih lancar sedangkan untuk minimarket biasa, pengirimannya masih terjadwalkan karena terkendala proses rafaksi (penyesuaian harga)," jelasnya.

 

Masih kata Ani, untuk menghindari panic buying, sejak awal Februari, pihaknya sudah membuka posko untuk pemesanan minyak bagi IKM dan UMKM. Karena sebagian besar warga Kota Mojokerto bergerak dalam bidang perdagangan jasa UMKM.

"Maka yang paling terdampak justru adalah mereka, karena itu untuk proses produksinya. Maka agar produksi jalan terus kami upayakan dulu untuk IKM dan UMKM ini agar bisa memperoleh minyak murah dalam jumlah besar. Sebab kalau beli di toko, hanya dibatasi maksimal dua liter saja," tukasnya.

Sedangkan untuk masyarakat umum, lanjut Ani, tahun 2022 ini pihaknya sudah melakukan Operasi Pasar (OP) minyak goreng murah sebanyak 5 kali. Bahkan terakhir di rest area kemarin, dari stok 5 ribu masih tersisa seribu liter.

"Nah setelah melihat fenomena hari ini, kami akan melakukan upaya intensif lagi dengan cara jemput bola ke RT se Kota Mojokerto. Jadi kita himpun pesanan dari tingkat RT, untuk yang IKM UKM minimal pembelian 18 liter sedangkan yang masyarakat satu kepala keluarga maksimal 2 liter. Jumat besok akan kita buka sejumlah konter penjualan di rest area untuk mengurangi kerumunan," pungkasnya.

Sementara itu, Dian (37), warga Mojoagung ditemui Surabaya Pagi saat berburu minyak di swalayan Sanrio mengaku sengaja datang jauh-jauh untuk membeli minyak goreng. 

"Saya dapat info kalau di sanrio ini stoknya banyak, jadi saya kesini. Karena saya cari minyak di Mojoagung susah. Jikalau ada harganya jauh diatas Rp. 14 ribu per liter," terangnya. Dwi

Berita Terbaru

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Menkeu: Jangan Ejek Ekonomi Kita Jelek, Lihat 20 Tahun Lagi

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan banyak warga yang mengejek situasi ekonomi Indonesia saat ini jelek,…